Tampilkan postingan dengan label Dunia Arsitektur. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Dunia Arsitektur. Tampilkan semua postingan

Selasa, 27 Januari 2015

Unik...Hotel ini Bentuknya Mirip dengan Gunung Berapi

Gedung yang satu ini tampak seperti bangunan dalam film-film fantasi bukan? (Sumber)



Inilah La Montana Magica Lodge, sebuah penginapan berdesain unik yang terletak di Huilo-Hulio, Chile. Tepatnya di tengah hutan seluas 20.000 hektar, termasuk dalam area konservasi yang dilindungi oleh UNESCO.

La Montana Magica yang berarti 'gunung ajaib' ini merupakan salah satu hotel paling unik di Amerika Selatan.

Bangunan hotel ini berbentuk seperti gunung berapi, lengkap dengan magma yang mengalir dari puncaknya. Hanya saja yang mengalir dari puncak hotel ini hanya air, bukan lava berpijar.

Namun arsitektur unik tersebut memberikan La Montana Magica penampilan seperti rumah dalam dongeng.

Dilaporkan situs Planetden, hotel ini dihiasi dan dibangun dengan gaya natural, dengan batu dan kayu yang diambil dari hutan sekitar.

Selain kamar dengan desain interior serba kayu memberikan berkesan hangat dan alami, fasilitas yang tersedia di hotel ini antara lain kolam air panas di dek yang menghadap langsung ke hutan dan lapangan golf mini yang didirikan di tengah hutan. Ada pula kolam renang yang dibangun di dalam hotel.

Berminat mampir dan menginap di eco-hotel keren ini?








Kota Kuno dengan 300 Rumah Gua ini Bikin Bengong Siapapun yang Melihatnya

Eski Kermen adalah sebuah kota dari abad pertengahan yang memiliki lebih dari 300 rumah gua. Kota ini terletak hanya 6 km dari Mangupa di wilayah Bakhchisaray, Crimea. Eski Kermen berada di atas salah satu gunung - yang rata di bagian atasnya - yang disebut mesa. (Sumber)



Gua-gua di Eski Kermen dibangun pada abad ke-6 dan dulunya digunakan sebagai tempat tinggal manusia. Masyarakat lebih memilih untuk tinggal di gua karena keselamatan mereka lebih terjaga.

Selama beberapa abad, rumah-rumah gua mulai tumbuh dan ditempati oleh ratusan orang. Selain rumah, masyarakat juga membangun tempat beribadah, seperti gereja.

Salah satu gereja yang dibangun di Eski Kermen masih memiliki lukisan dinding yang menggambarkan Kristus dan Maria, meskipun kini lukisan itu sudah terlihat aus.

Kota gua ini tetap dihuni sampai kedatangan bangsa Mongol pada abad ke-13. Namun karena Eski Kermen berada di daerah pegunungan, kota ini sulit dijangkau dan itu menjadi salah satu alasan kenapa kota ini menjadi kota terakhir yang ditaklukkan oleh Mongol.

Tak lama setelah Eski Kermen ditinggalkan oleh warganya, warga desa tetangga mulai menggunakan rumah-rumah gua untuk tujuan komersial. Kini, gua-gua Eski Kermen pun menjadi salah satu tujuan wisata yang populer di Crimea.





Minggu, 25 Januari 2015

Lawang Sewu, Indah tapi Menyeramkan ... Plus Foto Penampakan di dalam nya

Berdiri kokoh dan angker tepat di kawasan Tugu Muda pusat Kota Semarang, Lawang Sewu selama beberapa tahun terakhir ini memang memunculkan banyak pro-kontra, khususnya menyangkut aspek kegunaannya.

Meskipun gedung tersebut saat ini lebih banyak dipakai untuk kantor PT Kereta Api dan pernah pula dipakai sebagai kantor Dinas Perhubungan serta kantor Badan Prasarana Komando Daerah Militer (Kodam IV/Diponegoro), toh eksotisme bangunan kuno yang disuguhkan terbukti mampu mengukuhkan Lawang Sewu sebagai kawasan wisata nomor satu.

Menjelang era reformasi, di mana kekuatan pemerintahan Orde Baru masih mencengkeram kuat, gedung Lawang Sewu sempat diisukan akan dibeli keluarga Cendana dan bakal disulap menjadi hotel berbintang lima. Kalau saja era reformasi gagal digelindingkan, sudah barang tentu gedung Lawang Sewu yang begitu bersejarah sekarang telah berubah bentuk menjadi kawasan bisnis yang hanya menyenangkan kaum kapitalis. Mengapa wisatawan belakangan ini begitu penasaran dan mempunyai keinginan kuat untuk melihat Lawang Sewu dari dekat? Salah satu alasannya, konon gedung berarsitektur unik ini menyimpan kekuatan magis seribu hantu.



Hal tersebut bisa dimaklumi, karena pada masa peperangan dulu, yang melibatkan Angkatan Muda Kereta Api (pemuda-pemuda Semarang) melawan bala tentara Kido Buati Jepang, gedung Lawang Sewu menjadi ajang penyiksaan dan pembantaian. Tidak jelas berapa nyawa telah melayang, tapi jumlahnya bisa dipastikan mencapai ribuan.

Saking banyaknya korban yang dibantai pada waktu itu, Lawang Sewu kini juga mendapat julukan sebagai kawasan wisata horor. Menegangkan sekaligus mengasyikkan. Puluhan paranormal dari berbagai penjuru Tanah Air pun sempat menjadikan tempat ini sebagai ladang perburuan hantu.

Dinamakan Lawang-Sewu karena gedung tersebut memiliki ciri khas bangunan megah ini memiliki pintu atau lawang sebanyak seribu atau sewu.



Pemerintah Kota Semarang telah memasukkan Lawang Sewu sebagai salah satu dari 102 bangunan kuno atau bersejarah yang wajib dilindungi. Sesuai kaidah arsitektur morfologi bangunan sudut, Lawang Sewu yang cantik memiliki menara kembar model ghotic yang terletak di sisi kanan dan kiri pintu gerbang utama. Model bangunan gedung yang memanjang ke belakang makin mengesankan kekokohan, kebesaran, dan keindahan.

Dari catatan sejarah, Lawang Sewu yang selalu dipadati wisatawan pada musim liburan tersebut, dibangun pertama kali pada tahun 1903 dan diresmikan pengunaannya pada 1 Juli 1907. Kekunoan Lawang Sewu kini tak kalah menarik dari Gereja Belenduk yang begitu fenomenal dan berdiri kokoh di kawasan Kota Lama Semarang.




Rabu, 04 Desember 2013

Wauaw.....ada Elang Raksasa Seberat 1 Ton 'Hinggap' di Bandara Wellington

Film 'The Hobbit' menjadi salah satu ajang promosi wisata Selandia Baru. Mulai hari ini, turis yang datang ke Bandara Wellington akan melihat elang raksasa dalam film The Hobbit menggantung di langit-langitnya!

Sejak film 'The Hobbit' tayang di berbagai negara, kecantikan alam Selandia Baru langsung terkenal. Hal itu tidak disia-siakan oleh pemerintah setempat, yang langsung 'menyulap' pesawat dan beberapa bandara dengan tema The Hobbit.

Bandara Wellington di Kota Wellington misalnya, tahun lalu punya patung ikan dan Gollum berukuran raksasa yang menggantung di langit-langit. Tahun ini, merayakan sekuel The Hobbit yang tayang pada 2 Desember, Bandara Wellington punya patung elang raksasa.

Mengutip CNN Travel, Selasa (3/12/2013), elang raksasa ini seberat 1 ton dan punya sayap selebar 4,5 meter. Sang penyihir yakni Gandalf tampak menaiki elang tersebut.

"Kami sangat senang untuk kembali membuat instalasi baru di Bandara Wellington," tutur Richard Taylor dari Weta Workshop yang memegang proyek tersebut.

Elang raksasa itu muncul di bagian akhir film The Hobbit sebelumnya, "An Unexpected Journey". Elang yang sama juga muncul 2 kali dalam film berdasar novel JRR Tolkien lainnya, "The Lord of the Rings". Elang dan Gandalf tersebut menggantung di langit-langit Bandara Wellington.

Patung elang raksasa itu dibuat untuk menyambut tayangnya sekuel The Hobbit yang terbaru, "The Desolation of Smaug". Patung-patung raksasa ini menjadi daya tarik turis, banyak yang datang ke Bandara Wellington hanya untuk berfoto di bawahnya!





Kamis, 28 November 2013

Pasangan yang Kunjungi Prambanan Bisa Putus.....??

Di indonesia masih banyak hal-hal yang di kaitkan dengan mitos, Dengan aneka ragam budaya dan ceritanya para masyarakat masih memegang tradisi dan mitos-mitos yang di turunkan oleh para leluhur.

Salah satunya menurut mitos jawa ada beberapa tempat wisata yang tak boleh di kunjungi oleh sepasang kekasih yang sedang di mabuk asmara, konon katanya bagi sepasang kekasih yang masih nekad datang ke tempat tersebut hubungan asmara mereka akan berakhir entah bagaimana caranya.

Mitos-mitos tersebut menyebar dari mulut kemulut, namun hingga saat ini mitos tersebut masih berlaku bagi sebagian orang khususnya para penduduk setempat yang masih yakin mitos tersebut adalah benar dan akan terjadi.

Candi Prambanan adalah salah satu candi yang unik, diantaranya adalah karena keindahannya. Sejauh ini Candi Prambanan telah diklaim sebagai salah satu candi hindu tercantik didunia. Selain itu cerita menarik terkait Candi Prambanan memberi nilai tersendiri. Menurut penduduk setempat Candi Prambanan dibangun sebagai wujud rasa cinta Bandung Bondowoso terhadap Rara Jonggrang.

Candi Prambanan terkenal dengan legenda Roro Jonggrang yang meminta seribu candi dalam semalam bila Bandung Bondowoso ingin meminangnya. Bandung Bondowoso menyanggupi permintaan tersebut dan minta bantuan banyak jin untuk melancarkan pembangunan seribu candinya.

Namun ternyata Roro Jonggrang mengkhianati perjanjian tersebut, dan Bandung Bondowoso yang marah mengutuk Roro Jonggrang menjadi pelengkap candi ke seribu. Ia juga mengutuk semua gadis yang membantu Roro Jonggrang akan menikah di usia lanjut.

Ternyata ada mitos yang menyatakan bahwa jika berkunjung ke candi “Roro Jonggrang” ini akan “putus”. Masyarakat sekitar mempercayai hal tersebut, karena banyak bukti yang menyatakan hal tersebut itu benar. Contohnya seorang perempuan terkena kutukan menjadi perawan tua akibat setelah masuk ke dalam candi Roro Jonggrang bersama kekasihnya.

Hal-hal yang mendasari mitos ini yaitu karena konon adanya hubungan kisah cinta antara “Bandung Bodowoso” dan “Roro Jonggrang”. Dahulukala berdirilah kerajaan di Pengging. Sang Raja mempunyai seorang putera yang bernama Bandung Bondowoso, saat dewasa ia menjadi seorang pemuda yang gagah juga sakti.

Tak ada pasangan kekasih yang berani masuk ke dalam Candi. Umumnya hanya sampai pelatarannya saja. Konon, mereka yang nekat masuk maka hubungannya akan putus sekalipun sudah bertunangan. Beberapa penduduk setempat ada yang telah membuktikannya. Saat sepasang kekasih yang sudah bertunangan pergi ke sana, tak berapa lama hubungan merekapun putus.

Mengenai fakta mitos ini benar atau tidaknya saya juga tidak tahu, namun sampai saat ini saya sering mendengar larangan bagi pasangan kekasih untuk datang mengunjungi Candi Prambanan bersama karena diyakini dapat merenggagkan hubungan mereka.



Rabu, 20 November 2013

Asyik.....Tahun Depan Harga Rumah Turun

PT Fitch Ratings Indonesia memprediksi harga rumah akan mengalami penurunan tahun depan. Hal tersebut dikarenakan adanya regulasi baru terkait pengetatan Kredit Perumahan Rakyat (KPR).

Seperti dikutip dari keterangan tertulis Fitch Ratings, Rabu (20/11/2013), harga rumah yang turun adalah untuk kalangan menengah ke atas. Hal tersebut dikarenakan pembeli kelas menengah atas akan lebih memilih menunda membeli rumah.

Fitch juga melihat, pengembang besar akan lebih memilih menahan cadangan tanah yang dimiliki. Hal itu menghindari biaya rendah akan konstruksi dan penghematan anggaran.

Pengembang besar seperti PT Lippo Karawaci Tbk (LPKR), PT Alam Sutra Realty Tbk (ASRI) dan PT Kawasan Industri Jababeka Tbk (KIJA) tercatat masih memiliki pendapatan dari sektor lainnya selain perumahan. 

Lippo misalnya, mengoperasikan berbagai pusat perbelanjaan dan rumah sakit. Sementara itu alam sutra juga mengoperasi pusat perbelanjaan.

Fitch mencatat, harga rumah di Indonesia meningkat hingga 30 persen per tahun sejak tiga tahun terakhir. Untuk itu, upaya pemerintah mengontrol KPR diharapkan bisa mengerem pertumbuhan tersebut. Fitch juga menyebut, pembeli rumah di Indonesia cenderung sama seperti di negara berkembang lainnya. (nia)



Senin, 18 November 2013

Desa Asal Emas Monas ini Kini Terisolasi

Hujan deras yang mengguyur Provinsi Bengkulu dalam satu pekan ini mengakibatkan bencana di beberapa lokasi. Setidaknya tujuh dari 10 kabupaten/kota di Bengkulu dilanda longsor dan banjir sehingga sejumlah rumah, sawah, dan jalur transportasi terendam banjir.

Kondisi tersebut juga terjadi di Desa Lebong Tandai, Kecamatan Napal Putih, Kabupaten Bengkulu Utara. Akibatnya, ribuan warga di daerah itu terisolasi dan perlu bantuan. Ironisnya, Lebong Tandai adalah daerah yang pernah amat kaya. Di sini dahulu ada tambang emas. Dari sini pula emas di Tugu Monas berasal.

Emas di puncak Monas adalah sumbangan dari pengusaha asal Aceh, yakni Teuku Markam. Adapun emas tersebut diambil dari tambang yang disebut Lubang Kacamata karena pintu masuk tambang berupa dua lubang di tebing yang berdekatan. 

Pembangunan Monas dimulai pada tanggal 17 Agustus 1961 atas perintah Presiden Soekarno, dan dibuka untuk umum pada tanggal 12 Juli 1975. Tugu ini dimahkotai lidah api yang dilapisi lembaran emas seberat 28 kilogram yang melambangkan semangat perjuangan yang menyala-nyala. 

"Kebanggaan itu menjadi suatu kisah nyata bagi masyarakat Desa Lebong Tandai bahwa emas Monas berasal dari desa kami," kata Kepala Desa Lebong Tandai, Kamarudin, Minggu (17/11/2013).

Pada umumnya masyarakat Desa Lebong Tandai berasal dari Suku Rejang sebagai penduduk asli dan pendatang dari Jawa Barat. Para pendatang ini adalah keturunan dari pekerja tambang yang dibawa pada masa penjajahan Belanda.

Lebong Tandai, pada masa penjajahan Belanda, merupakan lokasi yang dipenuhi emas. Aktivitas pertambangan di daerah itu dimulai sejak 1890 oleh perusahaan Mijnbouw Maatschappij Redjang Lebong dan Mijnbouw Maatschappij Simau. Kedua perusahaan itu merupakan penyumbang besar ekspor emas perak Hindia Belanda dengan produksi ratusan ton emas dan perak selama 1896-1941.

Namun kini, bahkan untuk menuju Lebong Tandai, orang akan mengalami kesulitan. Satu-satunya jalur transportasi rusak akibat longsor dalam beberapa hari terakhir sehingga perjalanan menuju desa ini membutuhkan waktu tidak kurang dari sembilan jam. Enam jam dari Kota Bengkulu hingga Kecamatan Napal Putih, Kabupaten Bengkulu Utara, dan tiga jam naik kereta lori berkapasitas delapan hingga sepuluh orang, dengan jarak tempuh menggunakan lori sekitar 37 kilometer.

Asmadi, seorang warga setempat, menjelaskan, di Desa Lebong Tandai banyak ditemui sisa peninggalan aktivitas pertambangan Belanda. Kini kegiatan pertambangan masih bisa dilihat, tetapi dalam skala kecil dan dilakukan warga secara manual. Perusahaan-perusahaan besar sudah pergi karena kandungan emas sudah menipis.

"Masih banyak sisa-sisa kejayaan kawasan itu ketika masih menghasilkan emas. Ada lapangan bola, tempat biliard, gedung bioskop, serta beberapa bangunan megah lainnya, yang sekarang  telah rusak dan ditempati warga," kata Asmadi, Minggu (17/11).

Kini, desa itu terpuruk dengan terputusnya akses transportasi. Warga yang dahulu menjadi saksi bagaimana kekayaan tanah mereka diangkut ke tempat lain, kini terisolasi. Mereka, menurut  Asmadi, berharap kenangan akan asal-usul emas di Tugu Monas membuat pemerintah tergerak dan akses ke Lebong Tandai diperbaik



Rabu, 13 November 2013

Ayo Siapa yang Mau Beli Apartemen.....Baca ini Dulu...!!

Bagi masyarakat yang tinggal di ibu kota Jakarta waktu merupakan hal yang mahal. Bagaimana tidak, kemacetan ibu kota menjadi penyebab yang paling utama penghambat aktivitas.

Oleh sebab itu, masyarakat modern saat ini lebih memilih tinggal di apartemen yang lebih dekat dengan tempat kerja. Bagi Anda yang berniat akan membeli apartemen. Simak tips berikut:

Sebelum memutuskan untuk apartemen sebaiknya Anda melakukan survei terlebih dahulu untuk menentukan agar letak apartemen Anda tidak terlalu jauh dengan tempat kerja.

Pilih apartemen dengan unit berbentuk persegi karena bentuk inilah yang paling ideal. Jika bentuknya bersudut-sudut, maka akan menyusahkan dalam hal pengaturan tata ruang.

Jangan malu bertanya ke pihak developer mengenai harga, fasilitas, keuntungan atau apapun yang belum anda ketahui mengenai hal-hal tentang apartemen tersebut. Selain itu Anda bisa mendatangi beberapa apartemen yang menjadi referensi Anda.

Perhatikan track record pengembang. Pastikan pengembang yang membangun apartemen yang hendak Anda beli memiliki kredibilitas dan track record yang baik.

Jika Anda sudah klop dengan apartemen pilihan Anda, jangan lupa cek kembali apakah fasilitas yang tersedia di dekat apartemen Anda lengkap.

Perhatikan tata letak dan pembuangan air bekas AC di dalam unit apartemen. Cermati juga di mana penempatan kompresor di luar unit.

Perhatikan juga apakah apartemen Anda dekat dengan bar, cafe atau tempat-tempat yang menyediakan live musik. Jika memang apartemen Anda dekat tempat-tempat hiburan tersebut. Sebaiknya Anda harus berpikir ulang karena nantinya Anda akan terganggu dengan kebisingan tersebut.

Satu hal lagi yang tidak kalah penting adalah, tanyakan usia bangunan apartemen yang Anda tempati. Disarankan agar tidak memilih apartemen yang di dalam bangunan yang sudah terlalu tua.

Perhatikan juga tentang keamanan di seputar lingkungan apartemen apakah terdapat kamera CCTV dan aparat keamanan yang beroperasi 24 jam.

Selanjutnya kalau bisa Anda mencari apartemen yang mempunyai daerah balkon teras. Untuk Anda dan sekeluarga bersantai menikmati cahaya matahari.

Pastikan apakah bila Anda membeli apartemen juga termasuk biaya gratis untuk masuk ke dalam apartemen itu. Tanyakan pada pihak developer apakah jika Anda memarkirkan mobil di parkiran harus membayar biaya tambahan.

Rumahku adalah media properti online yang memberikan informasi tentang jual beli dan sewa properti seperti rumah dijual, sewa apartemen, dan lainnya, Anda juga dapat dengan mudah memasang iklan rumah dijual gratis di Rumahku.com.

                    


Sumber :http://finance.detik.com/read/2013/11/13/065637/2411277/1016/2/wajib-baca-ini-sebelum-anda-beli-apartemen

Sabtu, 09 November 2013

★★★ Agan Pernah ke Rumah Miring di Dufan? Ini Lebih Ekstrim, RUMAH TERBALIK !! ★★★

Dalam foto di bawah ini, para pekerja sedang memasang piring buah-buahan palsu di meja makan di Rumah "Dunia Berdiri dengan Kepala Di Bawah" (“Die Welt Steht Kopf”) di Pulau Usedom Laut Baltik di Trassenheide, Jerman.

Rumah yang terbalik ini, lengkap dengan interior yang terbalik juga adalah buah karya Klaudiusz Golos dan Sebastian Mikiciuk, dan sekarang telah menjadi tujuan wisata lokal Trassenheide (Photo by Sean Gallup/Getty Images)







Foto-foto Lainnya dari Rumah Terbalik Trassenheide:
Spoilerfor "Die Welt Steht Kopf":

Spoilerfor "Die Welt Steht Kopf":

Spoilerfor "Die Welt Steht Kopf":

Spoilerfor "Die Welt Steht Kopf":

Spoilerfor "Die Welt Steht Kopf":

Spoilerfor "Die Welt Steht Kopf":

Spoilerfor "Die Welt Steht Kopf":





Seru kan? Kebayang nggak tinggal di rumah seperti itu? Pasti susah segalanya, kecuali agan adalah keluarga Spiderman


Sumber :http://www.kaskus.co.id/thread/52683b6d1e0bc38d4f000001