Tampilkan postingan dengan label Ekonomi. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Ekonomi. Tampilkan semua postingan

Jumat, 08 November 2013

Timnas U-19 Butuh Dana Sebesar Rp 30 Miliar Untuk Pemusatan Latihan

Timnas Indonesia U-19 sedang menjalani masa pemusatan latihan jangka panjang di Batu, Malang, dalam persiapan menghadapi Piala Asia 2014, Myanmar. Untuk memperlancar program tersebut, Garuda Jaya setidaknya membutuhkan dana sekitar Rp30 miliar.

Sekretaris Badan Tim Nasional, Sefdin Syaifudin, mengatakan pihaknya sudah menghitung semua kebutuhan yang diperlukan untuk timnas U-19. Digambarkan olehnya, setiap orang yang menghuni timnas U-19 setidaknya mendapatkan biaya akomodasi sebesar Rp600 ribu per malam. Dan di skuad asuhan Indra Sjafri, sedikitnya terdapat 50 orang.

"Kira-kira dalam sehari bisa keluar dana sekitar Rp 30 juta. Tapi itu belum termasuk uang saku per pekan dan pindah pelatnas seperti tiket," ujar Sefdin.

"Estimasi biaya untuk TC selama satu tahun mencapai Rp 30 miliar," jelas dia.

Diakui oleh Sefdin, BTN memang sedang membutuhkan dana besar untuk menjalankan beberapa programnya. Selain sedang berusaha untuk memenuhi kebutuhan timnas U-19, BTN juga sudah mengeluarkan biaya besar untuk menghidupi kegiatan timnas senior. Dana lebih dari Rp1 miliar harus dikeluarkan oleh BTN untuk memberangkatkan timnas senior ke Korea Utara dan China.

"Dana Rp1 miliar hanya tiket pesawat saja belum kebutuhan lainnya," kata Sefdin.

"Untuk biaya sekali makan di Hotel Rp8 juta. Ada biaya ekstra yang diminta dari pihak Hotel karena kami meminta makanan halal dan berbeda dari tamu lainnya," tambahnya.




Sumber :http://bola.viva.co.id/news/read/457245-timnas-u-19-butuh-dana-rp30-miliar

Rabu, 06 November 2013

Hasil Survey: Indonesia Jadi Pasar Paling Bergairah di Dunia

Survei konsumen terbaru yang dilakukan Bank Indonesia menunjukkan optimisme konsumen mulai meningkat pada Oktober 2013. Sebelumnya, dalam tiga bulan terakhir usai kenaikan harga bahan bakar minyak (BBM), optimisme konsumen itu dalam tren melambat.

Kondisi ini tercermin dari kenaikan Indeks Keyakinan Konsumen (IKK) menjadi 109,5 pada Oktober. Sebelumnya, IKK September tercatat 107,1.

Survei konsumen Bank Indonesia itu merupakan survei bulanan bersifat mikro. Bertujuan untuk mengidentifikasi pertumbuhan ekonomi yang tercermin dari keyakinan konsumen. Terutama, berupa pengeluaran konsumsi rumah tangga.

Dilaksanakan di 18 kota Indonesia, survei mencakup sekitar 4.600 rumah tangga. Indeks dihitung dengan metode balance score (net balance + 100). Jika indeks di atas 100 berarti optimistis, sebaliknya di bawah 100 menunjukkan pesimistis.

Namun, menurut survei yang dirilis awal November 2013 itu, IKK tersebut lebih rendah dibandingkan periode sama tahun sebelumnya yang mencapai 119,5. "Kondisi ini menunjukkan pertumbuhan IKK secara tahunan masih cenderung melambat," demikian kutipan survei BI itu.

Sejak awal tahun ini hingga Oktober 2013, IKK tertinggi terjadi pada Juni di level 117,1. Terendah pada September, 107,1. IKK tersebut masih lebih rendah dibanding level tertinggi tahun lalu, yang dicatat pada November, yakni 120,1.

Kenaikan tipis IKK secara bulanan itu didorong peningkatan Indeks Ekspektasi Konsumen (IEK) dari 108,6 menjadi 113,7, seiring membaiknya optimisme konsumen terhadap kondisi ekonomi pada enam bulan mendatang. Walaupun, Indeks Kondisi Ekonomi (IKE) saat ini menurun.

Secara regional, dari 18 kota yang disurvei, sebanyak 11 kota mengalami kenaikan IKK. Peningkatan indeks tertinggi terjadi di Manado sebesar 13 poin dan Samarinda 11 poin.

Sementara itu, berdasarkan kelompok responden, kenaikan IKK tertinggi terjadi pada responden dengan pengeluaran Rp4-5 juta per bulan.

Selanjutnya, untuk IEK, kenaikan terjadi pada semua indikator pembentuknya. Setelah mengalami tren penurunan pada tiga bulan terakhir, IEK pada Oktober meningkat 5,1 poin menjadi 113,7.

Peningkatan terbesar terjadi pada indeks ekspektasi kegiatan usaha sebesar 6 poin menjadi 107,6. Diikuti indeks ketersediaan lapangan kerja sebesar 5 poin menjadi 96, dan indeks ekspektasi penghasilan enam bulan ke depan yang naik 4,6 poin menjadi 137,6.

Ekspektasi terhadap membaiknya iklim usaha dan kondisi ekonomi menjadi pendorong utama meningkatnya optimisme responden atas kegiatan usaha enam bulan ke depan.

Konsumsi mulai pulih

Menanggapi kenaikan bulanan Indeks Keyakinan Konsumen itu, ekonom dari Institute for Development of Economics and Finance (Indef), Aviliani, Selasa 5 November 2013, menjelaskan, pada September, IKK memang sempat turun.  Karena, orang banyak yang menunda aktivitas belanja, setelah inflasi melonjak setelah Lebaran pada Agustus.

Sebelum Lebaran, bahkan harga-harga kebutuhan pokok di pasar sudah mengalami kenaikan.

Kondisi ini diperparah dengan pelemahan nilai tukar mata uang yang terjadi pada pekan terakhir Agustus. Rupiah anjlok hingga menembus level Rp11.000 per dolar AS.

Dampaknya jelas pada harga-harga produk impor yang langsung melambung, beban utang dalam bentuk valas pun kian membengkak. Akhirnya, masyarakat pun jadi semakin berhati-hati dalam mengeluarkan koceknya.

Sekarang, nilai tukar rupiah sudah mendapatkan keseimbangan baru, sehingga kegiatan konsumsi pun pulih. "Masyarakat tidak lagi menyimpan uangnya. Tren konsumsinya sudah kembali normal," ujar Aviliani kepada VIVAnews.

Ekspektasi masyarakat, dia melanjutkan, meningkat lagi dan mengalami penyesuaian, karena meyakini rupiah sudah tidak mungkin bisa diharapkan kembali di bawah Rp10.000 per dolar.

Berdasarkan penelusuran dan pengamatan yang dilakukannya, Aviliani menyimpulkan bahwa kegiatan ekonomi di sejumlah sektor sudah normal kembali.

"Saya sudah cek, seperti properti, aktivitas orang sewa hunian sudah jalan lagi. Lalu ritel, toko-toko, konsumsi juga sudah normal," tuturnya.

Pertumbuhan konsumsi, menurut Aviliani, memang sempat mengalami pelambatan, karena pemerintah memang mengerem dengan menyetujui langkah bank sentral menaikkan suku bunga acuan atau BI Rate.

Namun, ia menambahkan, meski suku bunga naik, pertumbuhan kredit bank tetap di atas 20 persen. "Artinya, walau bunga naik, sepertinya pertumbuhan kredit tidak ada masalah," kata Aviliani.

Meski begitu, menurut Aviliani, kondisi ini tidak bisa terus dibiarkan. Pemerintah disarankan untuk membuat perencanaan jangka panjang yang lebih matang, agar tidak menimbulkan kekecewaan investor di kemudian hari.

"Antara BI dan pemerintah sebaiknya memikirkan perencanaan lebih baik. Jika kemungkinan buruk terjadi, sudah punya plan A dan B," katanya. "Jangan ada masalah sedikit, suku bunga dinaikkan. Investor mengharapkan kebijakan yang komprehensif, jangan short term," ujarnya.
Sementara itu, untuk Indeks Ekspektasi Harga (IEH), tekanan kenaikan pada tiga bulan mendatang, atau Januari 2014 diperkirakan dalam tren menurun. Meskipun, IEH diprediksi meningkat pada Desember 2013 seiring liburan Natal dan Tahun Baru.

"Pada tiga bulan mendatang, IEH akan turun dari 171,5 menjadi 170,6," tulis survei BI itu.

Turunnya tekanan kenaikan harga diperkirakan terjadi pada semua kelompok komoditas. Penurunan indeks terbesar pada kelompok transportasi, komunikasi, dan jasa keuangan, serta makanan jadi, minuman, rokok, serta tembakau.

Pasar RI paling optimistis
Menguatnya konsumsi masyarakat Indonesia itu juga sesuai riset lembaga survei internasional. Nielsen masih memandang Indonesia sebagai pasar konsumen yang paling bergairah di dunia.

Namun, bersama sejumlah negara lainnya, tingkat keyakinan konsumen di negeri itu masih relatif rendah dibanding kuartal sebelumnya.

Hasil riset dari lembaga survei itu menunjukkan bahwa Indonesia tetap memberi kesan yang positif, meski indeks keyakinan konsumen di dalam negeri dalam tiga bulan terakhir menurun dibanding kuartal kedua.

"Indonesia tetap menjadi pasar konsumen yang paling optimistis di penjuru dunia dalam tiga bulan terakhir, diikuti oleh Filipina dan India," ungkap Nielsen.

Nielsen mewanti-wanti bahwa skor yang diraih Indonesia tidak sebesar kuartal sebelumnya. Pada kuartal ketiga, skor yang diraih Indonesia masih tetap tertinggi, yaitu 120. Tapi, tidak sebesar angka periode Mei-Juni 2013, yaitu 124.

Penurunan skor Indonesia itu juga melanda Filipina dan India. "Ini menunjukkan tingkat kepercayaan konsumen di tiga negara ekonomi yang tengah bangkit itu menurun. Brasil pun demikian," lanjut Nielsen. (art)




Sumber :http://fokus.news.viva.co.id/news/read/456300-konsumen-optimistis--ri-jadi-pasar-paling-bergairah-di-dunia

Minggu, 03 November 2013

Kata Apindo: Gaji Buruh Rp 2,4 Juta Lebih Besar dari PNS

Pengusaha yang tergabung dalam Asosiasi Pengusaha Indonesia (Apindo) menilai permasalahan mengenai Upah Minimum Provinsi (UMP) buruh akan terus menghadapi pertentangan. Pasalnya gaji Rp2,4 juta yang diterima buruh lebih besar dengan gaji Pegawai Negeri Sipil (PNS).

"Kalau kita bicara masalah PNS yang paling rendah itu golongan 1A itu Rp1,2 juta dengan UMP Rp2,4 juta ini sama dengan 3C, artinya seorang sarjana yang berpengalaman sekian tahun, gajinya sama dengan buruh. Ini enggak fair," ungkap Wakil Ketua Apindo Anton Supit dalam sebuah diskusi di Warung Daun Cikini, Jakarta, Sabtu (2/11/2013).

Anton menjelaskan, dalam penetapan UMP 2014 harus melihat dari segi nasional juga, meskipn dia setuju bahwa sebagian kaum buruh merupakan kaum marjinal. "Buruh menderita saya setuju, marilah kita perbaiki. Tetapi janganlah kita merusak dimana tempat kita hancurkan, apakah hal itu bisa lebih baik," tambahnya.

Menurut Anton, seharusnya buruh bersyukur telah mendapatkan pekerjaan. Menurut data saat ini, sekira 40 juta masyarakat Indonesia saat ini masih belum memiliki pekerjaan. "Jadi lebih baik bekerja daripada pemutusan hubungan kerja terus terjadi," tegasnya.

Namun, dengan permasalahan yang tidak pernah usai, Anton tidak menutup mata bahwa permintaan buruh sangat rasional meminta kenaikan gaji. Namun, meminta kenaikan gaji pun harus dilihat dari sektor industrinya.

"Sangat wajar bila buruh meminta kenaikan upah, khususnya kepada perusahaan besar atau tergolong industri padat modal. Tetapi untuk usaha padat karya, sangat sulit untuk merealisasikan tuntutan kenaikan gaji buruh sebesar 50 persen," tukas dia. ()



Sumber :http://economy.okezone.com/read/2013/11/02/320/890979/apindo-gaji-buruh-rp2-4-juta-lebih-besar-dari-pns

Ternyata Gaji Jurnalis Indonesia Paling Kecil se-Asia Tenggara

Dibandingkan dengan 11 negara Asia Tenggara lainnya, ternyata pendapatan gaji jurnalis tingkat reporter di Indonesia paling rendah. Hal tersebut terlihat dari riset yang dilakukan Aliansi Jurnalis Independen (AJI) Jakarta melalui data website Bloomberg TV dan beberapa data penunjang lainnya.

Koordinator Divisi Serikat Pekerja AJI Jakarta, Erik Tanjung mengatakan upah jurnalis Indonesia untuk kawasan Asia Tenggara paling murah bila dibandingkan dengan beberapa negara Asia Tenggara.

"Malaysia upah yang dikeluarkan perusahaan media untuk mengaji jurnalis sebesar 18,3%, Singapura sebesar 29,3% dan Australia sebesar 37,12%," katanya di Kantor AJI Jakarta, di Kalibata Timur 4G No 10, Jakarta Selatan, Minggu (3/11).

Dia menjelaskan rendahnya upah jurnalis di Indonesia bisa dilihat dari pengeluaran rasio beberapa perusahaan media untuk membayar upah jurnalis.

"Misalkan Tempo Group hanya 12,39% untuk biaya yang dikeluarkan buat gaji karyawannya, selain itu Dahlan Iskan pemilik Jawa Pos dilihat dari website pribadi (Thedahlaniskanway.wordpress.com), pengeluaran hanya sebesar 8% untuk gaji karyawannya," jelasnya.

Oleh karena itu AJI Jakarta mengimbau untuk para pemilik perusahaan media untuk dapat memperhatikan upah layak bagi para jurnalis di perusahaannya.

Lantas, berapa upah jurnalis tingkat reporter yang layak?

Menjawab pertanyaan itu, Aliansi Jurnalis Independen (AJI) Jakarta melakukan survei kebutuhan hidup layak yang hasilnya menetapkan upah untuk jurnalis tingkat reporter adalah Rp 5,7 juta per bulan.

Besaran tersebut muncul dari 4 komponen kebutuhan hidup layak, komponen terbesar yaitu makanan Rp 2,1 juta per bulan, kemudian kebutuhan penunjang tugas jurnalistik Rp 1,5 juta per bulan, kebutuhan tempat tinggal Rp 800 ribu dan sandang sebesar Rp 458,867 perbulan.

"Upah layak tersebut habis untuk membiayai makanan dan kebutuhan penunjang kegiatan jurnalistik," kata Ketua AJI Jakarta Umar Idris dalam kesempatan yang sama.

Selain itu, AJI mengimbau kepada perusahaan media dan organisasi perusahaan media cetak, online, radio dan TV untuk menjadikan upah layak ini sebagai acuan dalam memberikan upah minimal kepada jurnalis setingkat reporter. Dengan pengalaman kerja satu tahun dan baru saja diangkat menjadi karyawan tetap.

"Survei kami sebagian besar media masih memberikan upah yang jauh di bawah upah layak kepada reporternya, rata-rata reporter baik di media cetak, online, radio dan TV berada di kisaran Rp 3 juta per bulan. Ini tentunya sangat memprihatinkan. Rendahnya upah dan kesejahteraan jurnalis ini tentunya rentan terhadap godaan suap atau amplop dalam bentuk apa pun," tegasnya.

AJI memandang, tingkat upah layak ini sangat penting agar jurnalis lebih profesional dalam menjalankan tugas dan menurutnya, kondisi ini diharapkan bisa mencegah agar kebebasan pers tidak bisa dikendalikan oleh kepentingan narasumber.

Untuk memperjuangkan upah layak bagi para Jurnalis setingkat reporter sebesar Rp 5,7 juta per bulan, Aliansi Jurnalis Independen (AJI) Jakarta rencananya akan mengajak para pengusaha media bertemu.

"Langkah pertama yaitu minggu depan kita meminta bertemu dengan pengusaha media untuk menyampaikan upah layak sebesar Rp 5,7 juta ini agar mereka bisa mengetahui upah layak reporter ini," ujar Erik Tanjung.

Minimnya upah jurnalis di Jakarta lanjut dia lagi, tidak terlepas dari sedikitnya organisasi serikat pers di masing-masing media.

"Hingga saat ini masih sangat sedikit serikat media di perusahaan pers, hal tersebut tentunya juga berpengaruh dengan tingkat kerendahan upah layak bagi para jurnalis dan ini merupakan tantangan bagi teman-teman jurnalis untuk memperjuangkan kesejahteraannya," pungkasnya.
[bal]




Sumber :http://www.merdeka.com/peristiwa/di-asia-tenggara-gaji-jurnalis-indonesia-paling-rendah.html

Sabtu, 02 November 2013

Kata Pengurus Kadin: Jangan Ikut IMF Jika Ingin Buruh Sejahtera

Ketua Komite Tetap Kamar Dagang dan Industri Indonesia (Kadin) Riza Suwarta mengatakan, jika ingin buruh sejahtera Indonesia harus keluar dari aturan International Monetary Fund (IMF). Riza mengingatkan, Indonesia saat ini masih negara ketiga dengan pertumbuhan terbaik di Asia.

"Brazil, Malaysia, Vietnam, dan Argentina berhasil dengan tidak menuruti IMF. Semua yang tidak turut IMF berhasil. Kita yang turut malah tidakberhasil. Makanya jangan ikuti IMF agar bisa menyejahterakan buruh," kata Riza dalam sebuah diskusi di bilangan Cikini, Jakarta Pusat, Sabtu (2/11/2013).

Ia melihat, arahan IMF selama ini membuat pengusaha dan pekerja berbenturan dalam banyak hal. Selain itu, pengusaha juga dihadapkan dengan masalah-masalah lain.

Riza yang juga pengusaha itu, pun bersepakat dengan pernyataananggota Komisi IX DPR Indra yang menyebut pengusaha menjadi korban pungutan liar. "Pengusaha jadi korban pungli besar, sementara daya beli kecil," ucap Riza.

Untuk itu Rizal berharap, pemerintah harus segera melakukan evaluasi atas kebijakan ekonomi yang hari ini dijalankan.

"PR besar yang harus dilakukan pemerintah adalah mengevaluasi kebijakan ekonomi seperti devisa bebas. Success story-nya ada Argentina yang tidak menuruti IMF," tandas Riza. (Yus)



Sumber :http://news.liputan6.com/read/736581/pengurus-kadin-jangan-ikut-imf-jika-ingin-buruh-sejahtera?wp.trkn

Kamis, 31 Oktober 2013

Inilah Daftar 24 Perusahaan Publik Terbaik....Tempat Kerja Agan Masuk ga nih...??

Sebanyak 24 emiten Bursa Efek Indonesia (BEI) didaulat sebagai perusahaan paling berkomitmen dalam menerapkan tata kelola perusahaan yang baik (Good Corporate Governance) oleh lembaga Indonesian Institute for Corporate Directorship (IICD).

Direktur Eksekutif IICD Vita Diani Satiadhi mengatakan, penghargaan diberikan karena perusahaan dianggap memberikan informasi yang lengkap kepada para pemegang saham. Selain itu, pergerakan saham dari ke-24 emiten ini layak diperhitungkan di lantai bursa.

"Sebagian besar dari 24 perusahaan tersebut merupakan wajah lama yang memang memiliki performa baik di bisnisnya masing-masing. Pertumbuhan bisnisnya pun dari tahun ke tahun menunjukkan kemajuan," ujar Vita ketika ditemui dalam ajang

penghargaan 5th Indonesian Institute for Corporate Directorship (IICD) Corporate Governance Award Hotel Pullman, Jakarta, Rabu (30/10/2013).

Menurut Vita, pemberian penghargaan praktek GCG terbaik 2013 merupakan bentuk apresiasi terhadap perusahaan-perusahaan yang berkomitmen dalam menerapkan GCG di perusahaannya, sekaligus menunjukkan bahwa dunia usaha Indonesia telah

menerapkan GCG secara baik sehingga berdampak positif terhadap kinerja bisnisnya.

Vita menjelaskan, perusahaan-perusahaan tersebut mampu dengan baik mengimplementasikan konsep dan makna dari GCG, etika bisnis di perusahaan, serta bagaimana tanggung jawab sosial dari perusahaan.

Pada proses penilaian, IICD melakukan seleksi dalam beberapa tahap dimulai dari pemilihan para aksesor IICD yang sudah terlatih baik dan berpengalaman. Proses selanjutnya, tim IICD melakukan proses verifikasi yang dilakukan oleh tim peneliti/dewan

juri IICD lewat diskusi intensif bersama dengan asesor. Proses ketiga, proses review oleh asesor negara tetangga yang juga melakukan penilaian dengan instrumen Asean CG scorecard. Terakhir adalah diskusi insentif diantara pada anggota tim peneliti/dewan juri untuk menentukan pemenang award.

Dengan proses yang cukup ketat tersebut, berikut adalah 24 perusahaan yang meraih penghargaan 5th IICD Corporate Governance Award:

Best Overall


1. PT Aneka Tambang Tbk
2. PT Bank Danamon Indonesia Tbk
3. PT Indotambang Raya Megah Bhinneka Tbk

Best Improved

1. PT Gajah Tunggal Tbk
2. PT Surya Citra Media Tbk

Best Non Financial Sector


1. PT Perusahaan Gas Negara Tbk
2. PT Semen Indonesia Tbk
3. PT Telekomunikasi Indonesia Tbk

Best State Owned Enterprise


1. PT Bukit Asam Tbk
2. PT Bank Negara Indonesia Tbk
3. PT Jasa Marga Tbk

Best Responsibility of The Boards

1. PT ABM Investama Tbk
2. PT Bank CIMB Niaga Tbk

Best Exposure and Transparency

1. PT Bank Central Asia Tbk
2. PT Indosat Tbk

Best Equitable Treatment of Shareholders
1. PT Astra Internasional Tbk
2. PT Bank Permata Tbk

Best Right of Shareholders

1. PT Garuda Indonesia Tbk
2. PT XL Axiata Tbk

Best Role of Stageholders

1. PT Adira Dinamika Multi Finance Tbk
2. PT Bank OCBC NISP Tbk

Best Financial Sector

1. PT Bank Internasional Indonesia Tbk
2. PT Bank Mandiri Tbk
3. PT Bank Rakyat Indonesia Tbk

(Dis/Shd)



Sumber :http://bisnis.liputan6.com/read/734293/ini-dia-24-perusahaan-publik-terbaik-siapa-sajakah?wp.trkn

Rabu, 30 Oktober 2013

Ternyata Tak Hanya Buruh yang Mogok, 7.000 Kontainer Juga Ikut Mogok di Tanjung Priok

Sebanyak 7.000 kontainer di kawasan Pelabuhan Tanjung Priok akan berhenti beroperasi pada 2 hari ke depan. Hal ini terkait rencana mogok nasional yang akan dilakukan oleh serikat buruh pada 31 Oktober-1 November 2013.

"Kalau per harinya ada sekitar 7.000 kontainer yang keluar masuk di Tanjung Priok, itu akan berhenti operasi besok untuk ikut aksi mogok. Sopir kontainernya ada sekitar 5.000 orang," ujar Ketua Umum Serikat Buruh Transportasi Perjuangan Indonesia (SBTPI) Ilhamsyah di Jakarta, Rabu (30/10/2013).

Namun dia mengatakan, proses bongkar muat di dalam pelabuhan masih akan berlangsung sebagian. "Dari pabrik ke pelabuhan ini akan berhenti, tetapi dari yang dari kapal diturunkan ke pelabuhan kemungkinan masih akan ada. Karena yang akan mogok itu yang keluar masuk pelabuhan," lanjutnya.

Ilham menjelaskan, aksi yang dilakukan oleh sopir dan buruh di Pelabuhan Tanjung Priok karena merasa fasilitas yang diberikan kepada para pekerja tersebut sangat tidak memadai. Dia mencontohkan saat menunggu shift, para buruh ini tidak diberikan tempat tunggu yang layak.

"Ini mereka duduk di atas batu-batu yang ada, banyak yang tidur di mana-mana, buang air juga sembarang, karena tidak akan fasilitas bagi mereka," jelasnya.

Selain persoalan tersebut, buruh juga menuntut adanya kepastian jam kerja dan upah yang sesuai. "Upah mereka rata-rata hanya Rp 1,5 juta dengan jam kerja 12 jam, kan ada dua shift. Kalau Minggu mereka bisa kerja longshift 24 jam, ini mereka yang sudah pekerja tetap bukan outsourching" tandasnya. (Dny/Ndw)



Sumber :http://bisnis.liputan6.com/read/734134/tak-cuma-buruh-7000-kontainer-ikut-mogok-di-tanjung-priok?wp.hdln

Selasa, 29 Oktober 2013

Ini Hitung-hitungan Para Buruh Minta Upah Rp 3,7 juta/Bulan

Kalangan buruh kembali menggelar aksi demonstrasi jelang penetapan Upah Minimum Provinsi (UMP) pada 1 November 2013. Kali ini buruh menuntut agar perusahaan menaikkan UMP sebesar 50% atau menjadi Rp 3,7 juta untuk wilayah DKI Jakarta. Bagaimana perhitungan para buruh sehingga menghasilkan angka tersebut?




Presiden Konfederasi Serikat Pekerja Indonesia (KSPI) Said Iqbal dalam keterangan pers di Jakarta, Senin (28/10/2013) menyatakan kalangan buruh secara tegas menolak penetapan Komponen Hidup Layak (KHL) DKI Jakarta yang ditetapkan sebesar Rp 2.299.860.

"Hasil KHL yang disetujui pemerintah dan APINDO adalah ilegal," katanya.

Menurut Said, penetapan KHL itu dilakukan tanpa persetujuan dari perwakilan buruh yang memutuskan walkout dari pertemuan dewan pengupahan. Perhitungan tersebut dianggap mengunakan rata-rata KHL 2013 yang seharus mengunajkan metode regresi KHL sampai dengan Desember 2014

Dari perhitungan kalangan pekerja, angka KHL yang dihasilkan metode regresi KHL sampai Desember 2013 mencatat nilai yang tepat adalah Rp 2.767.320.

"Kenaikan upah minimum 50% sangat rasional bila dilihat dari angka KHL dari hasil perhitungan regresi sampai Desember 2014," katanya.

Dengan nilai KHL tersebut, ditambah laju inflasi dan produktifitas, kalangan buruh menilai angka upah minimum yang layak diperoleh para pekerja adalah di atas Rp 3 juta per bulan.

Seperti diketahui, sejumlah elemen buruh di Kawasan Berikat Nusantara Cakung dan Kawasan Industri Pulogadung hari ini menggelar aksi demonstrasi. Aksi yang berlangsung sampai 30 Oktober ini dianggap sebagai pemanasan jelang mogok nasional pada akhir Oktober hingga awal November mendatang. (Shd)


Minggu, 27 Oktober 2013

Upah Minimum Provinsi Tahun 2014 Akan Diumumkan Tanggal 1 November

Menteri Tenaga Kerja dan Transmigrasi (Menakertrans) Muhaimin Iskandar menegaskan, bahwa Upah Minimum Provinsi (UMP) 2014 akan ditetapkan pada 1 November mendatang. Adapun hal tersebut akan diumumkan oleh masing-masing Gubernur di seluruh Indonesia secara serentak.

Seperti dilansir dari Setkab, Minggu (27/10/2013), di dalam Permenakertrans itu ditegaskan, penetapan Upah Minimum didasarkan pada Kebutuhan Hidup Layak (KHL) dengan memperhatikan produktivitas dan pertumbuhan ekonomi. Selain UMP, Gubernur dapat menetapkan Upah Minimum Kabupaten/Kota (UMK) atas rekomendasi Dewan Pengupahan Provinsi dan rekomendasi Bupati/Walikota.

Menurut Permenakertrans ini, Upah Minimum yang ditetapkan oleh Gubernur berlaku terhitung mulai tanggal 1 Januari tahun berikutnya. Peninjauan besaran Upah Minimum dilakukan satu tahun sekali.

Selain Upah Minimum sebagaimana dimaksud, Gubernur dapat menetapkan Upah Minimum Sektoral Provinsi (UMSP) dan/atau Upah Minimum Sektoral Kabupaten/Kota (UMSK) atas kesepakatan organisasi perusahaan dengan serikat pekerja/serikat buruh di sektor yang bersangkutan.

Besaran UMSP  sebagaimana dimaksud tidak boleh lebih rendah dari UMP, sedangkan UMSK tidak boleh lebih rendah dari UMK.

Jika UMP/UMK, UMSP/UMSK telah ditetapkan, menurut Permenakertrans ini, pengusaha dilarang membayar upah lebih rendah dari Upah Minimum yang telah ditetapkan. Selain itu, Upah Minimum hanya berlaku bagi pekerja/buruh yang mempunyai masa kerja kurang dari 1 (satu) tahun.

Menurut Permenakertrans ini, Upah Minimum wajib (UMW) dibayar bulanan kepada pekerja/buruh. Namun berdasarkan kesepakatan antara pekerja/buruh atau serikat pekerja/serikat buruh dengan pengusaha, Upah Minimum dapat dibayarkan mingguan atau 2 (dua) mingguan dengan mengacu pada perhitungan Upah Minimum didasarkan pada upah bulanan. (kie)    (wdi)


Sumber :http://economy.okezone.com/read/2013/10/27/320/887618/upah-minimum-provinsi-2014-diumumkan-1-november

Kamis, 24 Oktober 2013

Walaupun Menang Lotere Rp 35 M, Wanita Ini Pilih Tetap Kerja Jadi Pembuat Donat

Wanita asal Inggris ini mendadak jadi orang kaya. Dia menang lotere dan mendapatkan uang Rp 35 miliar. Meskipun uangnya sudah miliaran rupiah, si wanita bernama Jean itu tidak lantas bersantai-santai dalam menjalani hidup. Dia memilih tetap bekerja menjadi pembuat donat.

                         img

Jean Swatman, itulah nama lengkap wanita yang menang lotere £2 juta atau sekitar Rp 35 miliar itu pada Juni 2013 lalu. Usianya sudah tidak muda lagi, 62 tahun. Biasanya di usia tersebut orang-orang mulai memikirkan pensiun.

Namun tidak dengan Jean. Walaupun uang yang dimilikinya cukup banyak, dia masih menjalani hari-harinya seperti biasa. Dia bangun pada pukul 05.30 pagi empat hari dalam seminggu untuk bekerja di supermarket bernama Morrisons. Di supermarket tersebut, tugasnya adalah membuat donat untuk dijual ke pelanggan.

"Putra-putriku terus memintaku, menurut mereka aku tidak perlu bangun pagi lagi karena sudah menjadi miliuner. Tapi itu tidak mengubahku. Aku tetap bekerja saat ini. Aku sudah bekerja sepanjang hidupku. Semua rekan kerjaku sangat menyenangkan," kata Jean seperti dikutip Mirror.

Jean beralasan, selain memiliki rekan kerja yang baik, dia menikmati pergi bekerja. Dia pada dasarnya tidak menyukai hidup terlalu mewah. "Aku suka hidup sederhana," ucapnya.

Apa yang dikatakan Jean itu memang terbukti. Meskipun punya uang miliaran rupiah, wanita yang suaminya meninggal enam tahun lalu itu sampai saat ini masih tinggal di rumah dengan tiga kamar. Rumahnya yang ada di kawasan Lowestoft, Suffolk, Inggris itu sudah ditempatinya selama 20 tahun.

"Di usiaku sekarang, aku tidak merasa perlu pindah ke rumah yang bersama. Tapi putriku menyuruhku mencari-cari (rumah baru)," ujarnya.

Lantas apa saja yang sudah dilakukan Jean dengan uang hasil menang lotere tersebut? Wanita berambut pirang ini telah menggunakan uang tersebut untuk membiayai perjalanannya ke Kamboja. Dia juga membeli sebuah mobil merek Vauxhall Antara dan merenovasi dapurnya menjadi lebih besar. Sisa uang yang jumlahnya miliaran rupiah itu rencananya akan diinvestasikan Jean untuk masa depan lima cucunya.

(eny/rma)


Sumber :http://wolipop.detik.com/read/2013/10/24/073145/2393984/1133/menang-lotere-rp-35-m-wanita-ini-pilih-tetap-kerja-jadi-pembuat-donat?991104topnews

Selasa, 22 Oktober 2013

Utang Indonesia Naik Rp 95,81 T Jadi Rp 2.273,76 T

Direktorat Jenderal Pengelolaan Utang (DJPU) Kementerian Keuangan (Kemenkeu) mencatat utang Indonesia mengalami lonjakan Rp95,81 triliun selama periode September 2013.

Melansir data yang diterbitkan DJPU, Selasa (22/10/2013), total utang Indonesia pada September naik ke Rp2.273,76 triliun dari posisi Agustus sebesar Rp2.177,95 triliun. Kenaikan utang ini tak lepas dari nilai tukar Rupiah yang melemah dari Rp10.924 menjadi Rp11.613 per USD.

Jika dilihat secara year-to-date (YtD) dari 2012, maka utang tersebut mengalami kenaikan Rp296,05 triliun dari posisi pada 2012 sebesar Rp1.977,71 triliun.

Utang tersebut didominasi penerbitan obligasi alias surat berharga negara (SBN) yang mengalami kenaikan sebesar Rp54,76 triliun dari Rp1.535,47 triliun pada akhir Agustus, menjadi Rp1.590,23 triliun pada akhir September ini. Adapun obligasi tersebut terdiri dari denominasi Rupiah sebesar Rp1.210,66 triliun dan denominasi valuta asing (valas) sebesar Rp379,56 triliun.

Di sisi lain, pinjaman negara juga naik ke Rp683,533 triliun. Dengan pinjaman luar negeri tercatat mengalami kenaikan sebesar Rp43,04 triliun dari Rp640,66 triliun pada akhir Agustus, menjadi Rp681,70 triliun pada akhir September.

Pinjaman luar negeri tersebut berasal dari pinjaman bilateral sebesar Rp385,52 triliun, pinjaman multilateral sebesar Rp263,17 triliun, pinjaman komersial sebesar Rp32,65 triliun, dan suppliers sebesar Rp360 miliar. Sedangkan pinjaman dari dalam negeri tetap berada di kisaran Rp1,83 triliun. ()


Sumber :http://economy.okezone.com/read/2013/10/22/20/885104/naik-rp95-81-t-utang-ri-kini-rp2-273-76-t

Jumat, 18 Oktober 2013

Wauaw.....Seorang Kakek Menang Taruhan Rp 2,1 M Berkat Debut Cucunya di Timnas

Saat sang cucu baru berusia 18 bulan, Peter Edwards langsung bertaruh 50 poundsterling bahwa suatu hari nanti cucunya itu akan tampil untuk timnas Wales. Hal itu rupanya benar-benar terwujud setelah belasan tahun, membuat Peter menang besar.



Harry Wilson, nama cucu dari Peter, sudah melakoni debutnya untuk Wales saat ia bermain sebagai pemain pengganti dalam laga kualifikasi Piala Dunia 2014, Selasa (15/10/2013).

Di usianya yang baru 16 tahun dan 207 hari, Harry pun resmi menjadi pemain termuda Wales. Pemain asal klub Liverpool itu mematahkan rekor yang sebelumnya dipegang oleh Gareth Bale dengan selisih 108 hari.

Kisah rekor dari Harry itu tentu saja bertambah menarik dan unik karena melibatkan taruhan yang dibuat oleh sang kakek belasan tahun silam, sampai membuahkan hasil dengan kelipatan luar biasa yakni 125 ribu poundsterling alias Rp 2,1 miliar.

Menanggapi kemenangannya tersebut, Peter (62 tahun) langsung berencana untuk pensiun lebih cepat dari profesinya sebagai kontraktor kelistrikan.

"Kemarin aku bilang ke manajerku bahwa jika Harry bermain maka aku tidak akan kembali," ungkap Peter kepada Daily Mirror dan dikutip ESPN.

"Aku akan pensiun satu tahun lebih cepat. Aku sekarang sudah pulang dan tidak akan kembali. Tak buruk juga untuk sebuah taruhan yang tak biasa," lanjut pria yang kini tinggal bersama sang istri, Dorothy, di kawasan pedesaan Wales Utara.

Peter kemudian berkisah mengenai keputusannya untuk memasang taruhan unik tersebut belasan tahun lalu. Menurutnya kendatipun sang cucu saat itu belum genap dua tahun, bakat sepakbolanya sudah terlihat.

"Ia dulu biasa mengejar-ngejar bola di sekitar ruang depan dengan menggunakan tangan dan lututnya, bahkan saat ia belum bisa jalan--itulah yang memunculkan ide buatku."

"Aku lalu pergi ke William Hill di Wrexham dan bertanya kepada mereka mengenai kemungkinan memasang taruhan itu. Aku tak tahu apa bisa dan manajernya menghubungkanku dengan kantor di London," kenang Peter.

Ia kemudian menuturkan mengenai perasaannya saat menyimak laga Belgia lawan Wales yang menjadi momen debut Harry yang masuk di menit ke-87 menggantikan Hal Robson-Kanu.

"Aku benar-benar tegang karena harus menunggu sampai 85, 86 menit, sebelum ia masuk dan aku sempat panik karena mereka sudah melakukan dua pergantian, jadi aku pikir aku takkan berhasil."

"Tapi ketika ia masuk aku bisa meneguk segelas anggur lagi. Sudah pasti (aku adalah) kakek yang merasa amat bangga. Aku bilang ke istriku bahwa denyutku saat turun minum adalah 106--aku tidak tahu apa itu baik atau buruk," celotehnya.

Nah, sebagai kakek yang sayang dengan cucunya, Peter pun mengaku berencana menggunakan sebagian uang kemenangannya itu untuk menyokong Wilson karena ia tahu bahwa sebagai seorang pemain akademi pendapatannya masuk amat kecil.

"Ini berarti aku akan bisa membantu Harry. Anda bisa yakin bahwa ia akan mendapatkan bagian," tegasnya.


Selasa, 15 Oktober 2013

Ternyata Gareth Bale Bukan Pemain Termahal di Dunia

Kepindahan Gareth Bale dari Tottenham Hotspur ke Real Madrid membuat heboh dunia persepakbolaan. Bagaimana tidak, Bale yang tampil impresif di musim 2012-2013 bersama Tottenham dibeli Madrid dengan harga selangit dan berhasil memecahkan rekor sebagai pemain termahal di dunia. Bale diberi Madrid seharga 100 juta euro atau Rp 1,4 triliun.



Namun ternyata, harga itu bukanlah harga sebenarnya. Banderol mencapai 100 juta euro itu hanyalah perkiraan yang tersebar di media. Harga Bale sebenarnya terkuak setelah Presiden Madrid, Florentino Perez, angkat bicara.

"Bale dihargai 91 juta euro (Rp 1,37 triliun), itu harga jumlah yang sebenarnya kami keluarkan," ujar Perez kepada Intereconomica.

Dengan terbongkarnya harga Bale, maka rekan setimnya di Madrid, yang tidak lain Cristiano Ronaldo, masih tetap menjadi pemain termahal di dunia. Ronaldo yang diboyong Madrid dari MU empat tahun silam itu diboyong senilai 94 juta euro atau Rp 1,41 triliun.

Bale yang baru beberapa kali membela Madrid, harus absen bermain untuk klub berjuluk Los Merengues tersebut. Bale harus menjalani masa pemulihan setelah menderita cedera paha.(*)


Senin, 14 Oktober 2013

Ini dia Harga Iklan dengan Durasi 15 detik saat Pertandingan Timnas U-19 sedang Berlangsung


Walaupun rating acara Timnas U-19 sangat tinggi karena animo dan semangat masyarakat indonesia tentunya, tapi tidak semestinya pihak tv menayangkan iklan pada saat pertandingan berlangsung. Masih ada Papan iklan di pinggir stadion atau pada sebelum acara dimulai.

Itu aja yg ingin ane sampaikan, Miris sekali ketika sepak bola indonesia yg sedang bangkit dan menjadi Harimau bagi negara lain harus dihancurkan (lagi) oleh hal-hal yg sangat tidak semestinya

Ini dia pic harga iklan 15 detik dipertandingan u-19:




Sumber :http://www.kaskus.co.id/thread/52596c96c3cb17ff5b000000/ini-dia-harga-iklan-15-detik-dipertandingan-u-19-yang-kesel-masuk/

Ternyata Upah Buruh di Indonesia Lebih Tinggi 5 Kali Lipat dari Myanmar dan Kamboja

Ketua Umum Asosiasi Pengusaha Indonesia (APINDO) Sofjan Wanandi mengatakan tingginya besaran upah di Indonesia, khususnya di wilayah DKI Jakarta, memaksa sejumlah pemodal asing memilih pindah ke negara tetangga dengan standar upah lebih rendah. Investor juga mempertimbangkan ketersedian infrastruktur teknologi yang lebih tinggi.

"Dibayangkan standar upah di Jakarta yang mencapai Rp 2,2 juta per bulan atau kalau dengan dolar Rp 10 ribu itu sekitar US$ 200 per bulan, coba dibandingkan upah pokok di Kamboja dan Myanmar hanya US$ 40 per bulan, jadi upah kita bisa 5 kali dari upah mereka," ujarnya di Jakarta, seperti ditulis Minggu (13/10/2013).

Sofjan menjelaskan, besaran upah yang diterima para pekerja di tanah air tersebut masih harus ditambah dengan kewajiban perusahaan membayar beberapa macam tunjungan yang nilainya minimal mencapai 30% dari upah pokok.

"Ada tunjangan lain seperti uang makan, uang transport, THR, tunjangan kesehatan, itu semua lagi paling sedikit 30% dari upah, itu yang menjadi masalah apalagi buruhnya juga banyak sekali," lanjutnya.

Dengan kondisi yang makin memberatkan pelaku usaha, Sofjan mengungkapkan setidaknya terdapat tujuh negara tetangga yang menikmati untung dari masuknya pemodal asing dari Indonesia. Untuk perusahaan asing dibidang elektronik, sebagian besar memilih memindahkan bisnisnya ke Vietnam.

Sementara pengusaha sektor garmen memilih Kamboja, Myanmar dan Bangladesh sebagai pelabuhan untuk investasinya. Sedangkan Malaysia dan Thailand dipilih pengusaha yang menginginkan ketersediaan teknologi tinggi. "(Pindahnya investor) itu karena kita punya upah yang tinggi," tandasnya. (Dny/Shd)


Sumber :http://bisnis.liputan6.com/read/718878/upah-buruh-ri-lebih-tinggi-5-kali-lipat-dari-myanmar-dan-kamboja?wp.bsns