Tampilkan postingan dengan label Dunia Olah Raga. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Dunia Olah Raga. Tampilkan semua postingan

Sabtu, 30 November 2013

Ronaldo: Saya dan Messi Hebat Karena Punya Tim yang Juga Hebat

Cristiano Ronaldo kembali menepis anggapan dirinya punya rivalitas dengan Lionel Messi. Status terbaik yang melekat pada keduanya tak lain disebabkan karena mereka punya rekan tim yang hebat.

"Kami pemain yang berbeda. Tidak ada rivalitas antara kami," sahut Ronaldo dalam wawancara dengan Majalah FourFourTwo.

Ronaldo dan Messi dianggap sebagai pemain terbaik di generasi ini. Rivalitas antara keduanya terus dipertajam media di seluruh dunia, terlebih mereka memperkuat dua klub yang punya tradisi perseteruan yang sangat kental yakni Real Madrid dan Barcelona.

Namun seperti berulang kali telah diungkapkan Ronaldo, dan juga ditegaskan Messi dalam beberapa kesempatan, sejatinya tidak ada persaingan antara mereka berdua. Ronaldo pun tidak setujuh kalau dia dan Messi dibandingkan dengan rivalitas Muhammad Ali-Joe Frazier (tinju), atau Bjorn Borg-John McEnroe.

"Pada contoh yang Anda berikan pada saya itu, mereka adalah olahraga individual. Sepakbola adalah olahraga tim. Saya pikir saja menjalani musim yang bagus, tapi ini permainan tim."

"Saya tidak yakin ada pemain yang bisa hebat jika mereka tidak punya teman tim yang hebat. Saya tahu saya tidak akan menjadi pemain seperti saat ini tanpa rekan-rekan saya, tanpa pelatih, tanpa fans, untuk merekalah saya bermain. Dan tanpa keluarga saya," tandas Ronaldo seperti diberitakan Football Espana



Sumber :http://sport.detik.com/sepakbola/read/2013/11/28/225821/2426937/75/ronaldo-saya-dan-messi-hebat-karena-punya-tim-yang-juga-hebat

Sabtu, 26 Oktober 2013

BWF World Junior Championships 2013 : Tumbangkan China 3-2, Indonesia Tembus ke Final

Tim bulutangkis junior Indonesia yang berlaga di BWF World Junior Championships 2013 berhasil menembus ke final. Sukses tersebut diraih setelah mengalahkan China dengan skor ketat 3-2.

Dalam pertandingan final yang dilangsungkan Sabtu (26/10/2103) waktu setempat, Indonesia dan China terlibat persaingan sengit dan terjadi saling susul poin. Meski lebih dulu tertinggal, Indonesia bisa membalikkan keadaan dan balik unggul 2-1.

China lantas bisa menyamakan kedudukan menjadi 2-2, dan kemenangan Kevin Sanjaya Sukamuljo/Masita Mahmudin di nomor terakhir memastikan Indonesia menembus final.

Keberhasilan ini mencatatkan sejarah tersendiri karena baru kali pertama ini Indonesia lolos ke final di ajang yang juga dikenal sebagai Piala Suhandinata.

Kekalahan ganda putra Arya Maulana Aldiartama/Kevin Sanjaya Sukamuljo atas Liu Yuchen/Zheng Siwei membuat Indonesia tertinggal lebih dulu. Turun di nomor pertama, Arya/Kevin menyerah dengan kedudukan 15-21 dan 13-21.

Indonesia berhasil menyamakan kedudukan setelah di tunggal putri Hanna Ramadini sukses menundukkan Qin Jinjing, dua set langsung 21-18 dan 21-16.

"Perjuangan Hanna luar biasa, dia ulet sekali. Kemana pun bola, dikejar oleh Hanna. Permainannya juga rapi, jarang membuat kesalahan sendiri,"
kata Sarwendah Kusumawardhani, sang pelatih, yang mendampingi Hanna selama bertanding.



"Saat tahu Qin yang turun, saya sudah yakin akan menang. Saya merasa sudah unggul dari segi mindset, mental di lapangan jadi lebih kuat," tutur Hanna.

Indonesia berhasil membalikkan keadaan menjadi 2-1 setelah berhasil merebut nomor ketiga. Jonatan Christie memenangi duel dengan Shi Yuqi dengan kedudukan 21-14 dan 21-18.

"Lawan sepertinya tegang, kelihatan dari wajahnya. Pertahanannya juga tidak rapat, tak seperti sebelumnya. Saya sendiri mainnya sabar dan tidak buru-buru mematikan," kata Jonatan mengomentari kemenangan yang dia raih.

Tensi pertandingan kembali meninggi setelah China mampu menyamakan kedudukan menjadi 2-2. Duo ganda putri Huang Dongping/Jia Yifan memenangi duel tiga set atas pasangan Indonesia Rosyita Eka Putri Sari/Setyana Mapasa. Skor akhir pertandingan adalah 15-21, 21-14 dan 21-11.

Adalah ganda campuran Kevin Sanjaya Sukamuljo/Masita Mahmudin menjadi pahlawan Indonesia. Turun di nomor penentuan, dia tampil gemilang dengan menaklukkan Huang Kaixiang/Chen Qingchen lewat laga tiga set, 19-21, 21-16 dan 21-15.

"Kevin/Masita benar-benar tampil luar biasa. Pemain yang lain juga tampil sangat optimal dan mengeluarkan permainan kualitas tinggi. Ini adalah sejarah baru bulutangkis Indonesia yang untuk pertama kali masuk ke final Piala Suhandinata (kejuaraan dunia junior nomor campuran)," ujar Nusron Wahid, Chef de Mission Tim Indonesia.

"Kami sangat mensyukuri kemenangan ini. Sekali lagi, tak ada yang tak mungkin. Kunci utama kemenangan Indonesia adalah tim yang solid dan kompak, serta mental bertanding yang kuat. Mereka tidak minder walaup China lebih diunggulkan. Tidak ada main malas-malasan. Soal teknik, saya rasa kita imbang dengan China," imbuh Nusron dalam rilis yang diterima detikSport.

Semifinal BWF World Junior Championships 2013:

Ganda Putra
Arya Maulana Aldiartama/Kevin Sanjaya Sukamuljo vs Liu Yuchen/Zheng Siwei
15-21, 13-21

Tunggal Putri
Hanna Ramadini vs Qin Jinjing 21-18, 21-16

Tunggal Putra
Jonatan Christie vs Shi Yuqi 21-14, 21-18

Ganda Putri
Rosyita Eka Putri Sari/Setyana Mapasa vs Huang Dongping/Jia Yifan 21-15,
14-21, 11-21

Ganda Campuran
Kevin Sanjaya Sukamuljo/Masita Mahmudin vs Huang Kaixiang/Chen Qingchen
19-21, 21-16, 21-15


Foto: Pasangan Kevin Sanjaya Sukamuljo/Masita Mahmudin (PBSI)


Sumber :http://sport.detik.com/read/2013/10/26/214350/2396395/79/tumbangkan-china-3-2-indonesia-tembus-ke-final?991104topnews

Jumat, 18 Oktober 2013

Arema Indonesia Optimis Rekrut Michael Ballack

 Arema Indonesia terus mengintensifkan komunikasi dengan agen Michael Ballack terkait ketertarikan merekrut mantan pemain bintang Chelsea dan Timnas Jerman tersebut. Klub berjuluk Singo Edan itu optimis bisa membawa Ballack ke Bumi Arema. Demikian dikatakan Fuad Ardiansyah, Direktur Bisnis Arema Indonesia, di Malang, Jawa Timur, Jumat (18/10/2013).


Dengan bergabungnya Ballack, Fuad menambahkan, diharapkan Arema mampu menarik sponsor sebanyak-banyaknya. Apalagi, Ballack adalah salah satu pemain bintang di sejumlah klub besar.

Sebenarnya, Ballack sudah menjadi target Arema sejak musim lalu. Pihak manajemen sudah menjalin komunikasi cukup lama dengan agennya. Tapi, komunikasi kemudian terhenti karena Arema tengah dalam masa transisi memyusul adanya penggabungan dengan Pelita Jaya.

"Sebenarnya Ballack sudah menjadi target kami pada musim kompetisi 2013. Manajemen juga sudah melakukan komunikasi cukup lama dengannya, namun karena kondisi tim masih belum stabil, maka musim depan diharapkan bisa bergabung dengan Arema," ucap Fuad.

Selain membidik pemain bintang dunia, manajemen Arema juga dibanjiri tawaran untuk posisi pelatih. Tawaran terbaru yang diterima manajemen adalah Marcos Antonio Falopa, pelatih asal Brasil yang kini melatih klub India, East Bengal.

Marcos Antonio adalah pelatih yang memiliki lisensi kepelatihan tertinggi (UEFA Pro Coaching License) dan pernah mengarsiteki sejumlah tim di berbagai negara, antara lain Palmeiras (1990), Santos FC (1994), dan tim elit Liga Jepang, seperti Nagoya Grampus (1991).

Sebelumnya, manajemen Arema juga dikabarkan membidik pelatih Peripura Jayapura Jacksen F Tiago. Sementara Rahmad Darmawan yang selama ini mengarsiteki Arema masa kontraknya bakal berakhir Desember mendatang dan saat ini juga masih melatih Timnas U-23.

Menanggapi sejumlah tawaran untuk posisi pelatih tersebut, CEO Arema Iwan Budianto mengaku manajemen masih enggan untuk memberikan jawaban pasti mengenai tawaran tersebut. "Semua pelatih berpeluang untuk melatih Arema. Ya kita lihat saja nanti, pasti manajemen akan memilih yang terbaik," ucap Iwan.(Ant/Bog)

http://static.liputan6.com/201310/ballack-2-131019a.jpg

Sumber :http://bola.liputan6.com/read/724060/arema-indonesia-optimis-rekrut-michael-ballack?wp.trkn

Liga Italia [Full Time] Tekuk Napoli, Roma Masih Sempurna

AS Roma masih mempertahankan hasil sempurna hingga pekan kedelapan Liga Serie A Italia. Skuat besutan Rudi Garcia itu menang 2-0 atas Napoli di Stadion Olimpico, Sabtu (19/10/2013) dinihari WIB. Dua gol kemenangan Roma dicetak Miralem Pjanic.

Hasil ini memantapkan posisi Roma di puncak klasemen sementara dengan poin 24 dari delapan pertandaingan. Sementara Napoli tetap di peringkat kedua dengan poin 19. Bagi skuat besutan Rafael Benitez itu, ini merupakan kekalahan pertama setelah sebelumnya meraih enam kemenangan dan sekali imbang.

Tertinggal 1-0 di babak pertama, Napoli mencoba mengambil inisiatif menyerang pada 45 menit kedua. Gokhan Inler nyaris menyamakan kedudukan pada menit ke-49 andai saja sepakannya darii luar kotak penalti tidak membentur tiang gawang Roma.

Setelah kehilangan sang kapten Francesco Totti di babak pertama akibat cedera paha, Roma juga harus menarik ke luar Gervinho pada menit ke-53. Pemain yang baru diboyong dari Arsenal di musim panas ini digantikan Adem Ljajic karena paha kirinya cedera.

Napoli terus menekan. Namun, rapatnya barisan pertahanan Roma yang digalang Mehdi Benatia dan Leandro Castan masih sulit ditembus para pemain Napoli. Belum juga dapat mencetak gol balasan, Benitez memainkan Gonzalo Higuain dengan menarik keluar Goran Pandev di menit 68.

Sial bagi Napoli, dua menit kemudian harus bermain dengan 10 pemain setelah Paolo Cannavaro mendapat kartu kuning kedua setelah melanggar Marco Borriello. Tak hanya itu, pelanggaran itu berujung penalti untuk Roma. Pjanic yang mengambil penalti tendangan kerasnya ke kanan atas gagal gawang memperdayai Pepe Reina.

Unggul 2-0 dan pemain, Roma justru terus mendapat tekanan dari Napoli. Sepakan Inler di menit ke-79 masih tepat mengarah ke pelukan kiper Morgan De Sanctis. Hingga wasit meniup peluit panjang tanda pertandingan berakhir, skor tetap tidak berubah.

Susunan pemain

AS Roma: Morgan De Sanctis; Maicon, Mehdi Benatia, Leandro Castan, Dodo; Kevin Strootman, Daniele De Rossi, Miralem Pjanic; Alessandro Florenzi ( Marquinho, 81) Francesco Totti (Marco Borriello, 33), Gervinho (Adem Ljajic, 53)

Napoli: Pepe Reina; Giandomenico Mesto, Miguel Britos (Paolo Cannavaro, 45), Raul Albiol, Christian Maggio; Gokhan Inler (Blerim Dzemaili, 82), Valon Behrami; Jose Callejon, Marek Hamsik, Lorenzo Insigne; Goran Pandev (Gonzalo Higuain, 68)

http://static.liputan6.com/201310/roma-2-131019a.jpg

Sumber :http://bola.liputan6.com/read/724045/full-time-tekuk-napoli-roma-masih-sempurna?wp.hdln

Rabu, 16 Oktober 2013

Pengusaha Erick Thohir Beli Inter Milan, Apa Kata Dunia?

Pengusaha asal Indonesia Erick Thohir bersama dua rekannya Rosan Roeslani dan Handy Soetedjo akhirnya menandatangani kesepakatan pembelian 70% saham Inter Milan seharga 350 juta euro atau setara Rp 5,3 triliun dari Massimo Moratti yang saat ini menjabat sebagai presiden klub sepakbola Italia tersebut.

Seperti dikutip dari Herald Sun, Rabu (16/10/2013), meski begitu, hingga saat ini kepemimpinan Inter Milan masih belum jelas. Moratti juga belum bisa mengkonfirmasi apapun terkait siapa yang akan mengasuh tim sepakbola yang 18 kali menjadi juara liga sepakbola Italia.

"Itu yang belum saya ketahui," ujar pria yang telah memiliki Inter Milan sejak 1995 tersebut.

Sementara itu, Erick yang juga menjabat sebagai wakil presiden Komite Olimpiade Indonesia tersebut mengaku tak sabar untuk segera mengelola klub asal Italia itu.

"Saya memang pengusaha, tapi lebih dari itu semua, saya adalah pendukung dan pecinta olahraga. Saya tak sabar lagi menyumbangkan sejumlah pengalaman internasional dan keinginan kuat saya untuk mengelola klub yang fantastis ini beserta seluruh pendukungnya," ungkap Erick seperti dikutip Herald Sun

Pengusaha Erick Thohir Beli Inter Milan, Apa Kata Dunia?

Fans Inter Tak Suka Erick Thohir?

Namun keyakinan Erick ternyata disambut ragu oleh banyak kalangan. Mengingat latar belakangnya sebagai pengusaha dan lebih banyak bergerak di cabang olahraga basket. Banyak yang menilai negatif kehadiran Erick di Italia.

"Bagaimana mungkin seseorang dengan minat besar di olahraga basket membangun masa depan salah satu klub sepakbola terbesar di dunia? Meskipun sebenarnya dia juga memiliki beberapa pengalaman di bidang sepakbola," tutur Mike Whittaker yang pekerjaannya mengamati dan membuat tulisan mengenai Inter Milan untuk situs olahraga ESPN FC.

Sepak terjang Erick saat membeli klub sepakbola DC United juga menuai komentar negatif. Saat itu dia berjanji untuk membuat brand global untuk klub tersebut dan mendirikan stadium baru. Sayangnya, Erick gagal merealisasikan janjinya tersebut dan menjadi sinyal yang buruk bagi Inter Milan yang diakuisisinya sekarang.

Mengingat klub tersebut dimiliki seorang pengusaha, Whittaker khawatir nasib Inter Milan akan sama dengan PSG atau Manchester City di mana pemiliknya tak memiliki semangat dukung seperti yang ditunjukkan para idolanya.

"Sejauh ini, banyak hal negatif yang terdengar dari kesepakatan tersebut. Saya sendiri tidak yakin ini merupakan langkah tepat yang diambil Intermilan," jelas Whittaker yang juga merupakan fans besar Inter Milan.

Komentar kurang sedap juga dilontarkan para pendukung Inter Milan.Seorang fans dengan akun `j9guy` mengatakan, kehadiran Thohir di klub sepakbola Italia tersebut hanya untuk tujuan bisnis semata tanpa memprioritaskan jiwa olahraga di dalamnya.

"Saya yakin Thohir hanya ingin mengontrol bisnis Inter Milan. Ini merupakan keputusan besar untuk Moratti dan Interesti di seluruh dunia," komentarnya dalam sebuah situs sepakbola.

Meski demikian banyak fans yang berharap Erick bisa menggunakan kekayaannya untuk mengontrak lebih banyak lagi pemain berbakat. Sementara itu, Erick berjanji tidak akan terburu-buru menanggapi harapan para fans klub tersebut dan mengganti para pemain di dalamnya.

"Pergantian mungkin terjadi seiring berjalannya waktu, tapi yang paling penting adalah menghargai yang sudah ada," tegasnya seperti diberitakan webpronews.

Sekadar informasi saat ini terdapat lebih dari 2 juta fans Inter Milan di Indonesia. Angka itu disebut-sebut sebagai salah satu jumlah yang terbesar di dunia. (Sis/Igw)

Sumber :http://bisnis.liputan6.com/read/721153/pengusaha-erick-thohir-beli-inter-milan-apa-kata-dunia?wp.trpl

Sabtu, 12 Oktober 2013

Korsel Kecam Evan Dimas, Kenapa Ya?

Gelandang yang juga kapten timnas U-19 Indonesia Evan Dimas Darmono menjadi bintang kemenangan 3-2 atas Korea Selatan di laga pamungkas babak kualifikasi Piala Asia U-19 Grup G. Evan mampu memerankan posisi sebagai jendral lapangan tengah dengan baik.

Selain piawai mengatur tempo permainan, Evan juga sangat tajam. Pemuda asal Surabaya itu mencetak hat-trick ke gawang Korsel. Dia juga membukukan satu gol di laga pertama saat Indonesia menekuk Laos 4-0. Dengan demikian Evan kembali menjadi pencetak gol terbanyak Indonesia setelah melakukan hal serupa sewaktu menjuarai Piala AFF U-19 bulan lalu.

Aksi cemerlang Evan membuat pelatih Korsel Kim Sang Ho memberikan pujian kepadanya. "Dia pemain yang bagus. Skill individunya mumpuni dan mobile," ucap Kim dalam jumpa pers setelah pertandingan berakhir.

Selain pujian, Kim juga tak lupa mengecam sikap tak terpuji Evan di menit akhir pertandingan. Kim menganggap Evan berpura-pura cedera untuk membuang-buang waktu. "Pemain yang bagus, sayang pura-pura cedera," tutur Kim.

http://static.liputan6.com/201310/evan-dimas-7-131012c.jpg


Sumber :http://bola.liputan6.com/read/718660/korsel-kecam-evan-dimas-kenapa-ya?wp.hdln