Tampilkan postingan dengan label Dunia Politik. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Dunia Politik. Tampilkan semua postingan

Minggu, 05 Januari 2014

Caleg Stres Setelah Pemilu, Ada RSJ Khusus di Indonesia

 Rumah Sakit Jiwa Ernaldi Bahar, di Jalan Bay Pass Alang-Alang Lebar, Palembang, Sumatera Selatan, menyiapkan kamar khusus bagi calon legislatif (caleg) yang mengalami sakit kejiwaan jika nanti tidak terpilih.

Wakil Direktur RS Ernaldi Bahar, Rusdi Kawilarang, mengatakan, kamar tersebut telah disiapkan jauh-jauh hari sebelum Pemilu April 2014.

"Ada lima kamar VIP dan satu ruang kelas 1 dengan muatan 8 orang," kata Rusdi ditemui VIVAnews, Sabtu 4 Januari 2014.

Dia melanjutkan, meskipun tidak terlalu banyak yang disediakan, dia memastikan kamar tersebut cukup untuk menangani para caleg yang mengalami gangguan jiwa, akibat stres tidak terpilih.

"Belajar dari 5 tahun lalu tidak begitu banyak. Tidak ada para caleg yang mengalami gangguan jiwa hingga parah, akan tetapi untuk berobat jalan atau gangguan jiwa ringan memang ada. Jarang sekali yang sampai dirawat inap, kalaupun ada otomatis pihaknya juga malu" ujarnya.

Soal sistem perawatan yang diterapkan untuk para caleg, sama seperti pasien kejiwaan pada umumnya. Namun, kelas dan kamarnya dibedakan.

"Tidak mungkin kalau kami gabungkan dengan orang gangguan jiwa biasa. Sebab, pasti seorang caleg itu orang yang berada dan memiliki pemikiran yang luas," katanya.

Jika digabungkan dengan pasien gangguan jiwa biasa, menurut dia, dikhawatirkan akan membuat mereka semakin parah. "Dan, pasti, pihak keluarganya tidak akan memperbolehkan," tuturnya.

Disinggung mengenai stok obat, hingga saat ini masih mencukupi, baik obat gangguan kejiwaan maupun obat poly umum.

"Biasanya, yang saya tahu. Kalau caleg yang mengalami gangguan jiwa karena kalah, biasanya hanya minta dikontrol dengan meminum obat rutin di rumahnya sendiri," kata Rusdi.

http://media.viva.co.id/thumbs2/2014/01/04/235355_rumah-sakit-ernaldi-bahar-palembang-menyiapkan-kamar-khusus-caleg_663_382.jpg
Rumah Sakit Ernaldi Bahar Palembang menyiapkan kamar khusus caleg yang stres karena tak dipilih


Sumber :http://politik.news.viva.co.id/news/read/470897-rsj-di-palembang-siapkan-kamar-khusus-caleg-stres

Sabtu, 14 Desember 2013

Ente Wiranto, Jangan Suka Menghina Orang!, Ujar Rhoma Irama

Jakarta - Capres Partai Hanura Wiranto menyindir Rhoma Irama yang berlatar belakang sebagai pedangdut namun mencapres. Sang raja dangdut yang kini jadi capres PKB pun murka.

"Kalau saya, saya akan ambil dari firman Allah. Ente Wiranto, jangan suka menghina orang," kata Rhoma usai peresmian posko Rhoma Irama for President RI di Jl Dewi Sartika, No 44, Cawang, Jakarta Timur, Sabtu (14/12/2013).

Rhoma menyarankan Wiranto introspeksi diri. Menurut Rhoma, terkadang orang yang diremehkan ternyata punya kemampuan lebih.

"Bisa jadi orang lain itu lebih baik dari ente," kata Rhoma.

Dalam debat capres yang digelar Lembaga Ilmu Pengetahuan Indonesia (LIPI) pada Jumat kemarin, Wiranto sempat menyindir capres PKB, Raja Dangdut Rhoma Irama. Wiranto mengkritisi langkah PKB mencapreskan Rhoma Irama, secara halus.

"Sekarang ini penyanyi dangdut dijadiin calon, ada lagi pelawak, nanti lama-lama pemain akrobat juga dicalonkan. Makanya yang korupsi jalan terus," ujar Wiranto di Auditorium LIPI, Jl. Gatot Subroto Kavling 10, Jakarta Pusat, Jumat (13/12/2013).

PKB sebagai partainya 'ksatria bergitar' pun langsung naik pitam. PKB mengadu popularitas Rhoma yang jauh di atas Wiranto sampai menyebut pernyataan mantan Panglima TNI itu tidak relevan.

http://images.detik.com/content/2013/12/14/10/114924_rhomawiranto.jpg


Sumber : http://news.detik.com/read/2013/12/14/114830/2442062/10/rhoma-irama-ente-wiranto-jangan-suka-menghina-orang?991104topnews

Jumat, 13 Desember 2013

Wiranto Tak Bermaksud Menyerang Rhoma?!

Jakarta - Statement Ketum Hanura Wiranto soal pedangdut yang jadi capres dianggap PKB sindiran keras untuk Rhoma Irama. PKB kebakaran jenggot, Hanura pun lekas mengklarifikasi.

"Pak Wiranto tidak bermaksud mendiskreditkan siapapun pun," kata Ketua DPP Hanura Yuddy Chrisnandi, kepada detikcom, Sabtu (14/12/2013).

Menurut Yuddy, Wiranto hanya menganalogikan bahwa calon pemimpin harus konsisten. Kalau sudah menjadi capres ya tidak mencampuradukkan profesi sebelumnya.

"Tidak bermaksud menyerang Rhoma Irama, Pak Wiranto hanya bicara sebagai konteks yang umum. Kalau sudah menjadi capres ya jangan manggung dan sebagainya," kata Yuddy.

Lembaga Ilmu Pengetahuan Indonesia (LIPI) menyelenggarakan debat capres 2014 dengan tema 'IPTEK untuk Meningkatkan Daya Saing Bangsa' pada Jumat kemarin. Pada kesempatan itu capres Partai Hanura Wiranto menyindir capres PKB, Raja Dangdut Rhoma Irama.

"Sekarang ini penyanyi dangdut dijadiin calon, ada lagi pelawak, nanti lama-lama pemain akrobat juga dicalonkan. Makanya yang korupsi jalan terus," ujar Wiranto di Auditorium LIPI, Jl. Gatot Subroto Kavling 10, Jakarta Pusat, Jumat (13/12/2013).

PKB sebagai partainya 'ksatria bergitar' pun langsung naik pitam. PKB mengadu popularitas Rhoma yang jauh di atas Wiranto sampai menyebut pernyataan mantan Panglima TNI itu tidak relevan.

http://images.detik.com/content/2013/12/14/10/113134_rhomawiranto.jpg


Sumber :http://news.detik.com/read/2013/12/14/113047/2442046/10/hanura-wiranto-tak-bermaksud-menyerang-rhoma?9911012

Jumat, 06 Desember 2013

Sepanjang Hayat, Politik Apartheid, `Musuh` Mandela

Johannesburg : Hampir sepanjang hidupnya, Nelson Mandela berjuang demi kesetaraan manusia, agar tidak ada lagi supremasi ras. Ia melawan politik apartheid di Afrika Selatan.

Berkat perjuangan Mandela dan rekan-rekannya, kini orang kulit hitam di Afrika Selatan tak lagi terkungkung peraturan berbau rasis.

Apartheid berasal dari kata apart yang artinya memisah dan heid yang berarti sistem atau hukum.

Hukum apartheid dicanangkan pertama kali di Afrika Selatan, yang pada tahun 1930-an dikuasai oleh dua bangsa kulit putih. Mereka adalah perantau Inggris di Cape Town dan Namibia serta para Afrikaner Boer (perantau Belanda), yang mencari emas di tanah kosong Arika Selatan bagian timur atau disebut Transvaal (sekarang kota Pretoria dan Johannesburg).

Para perantau Belanda dan Inggris terlibat konflik dalam Perang Boer II. Setelah perang selesai pada 1902, mereka membentuk Uni Persatuan Afrika Selatan. Kulit putih berkuasa. Sistem apartheid mulai diterapkan.

Di bawah sistem apartheid, diskriminasi terhadap orang kulit berwarna tidak hanya diterima, tetapi juga dilegalkan oleh hukum. Pada sistem tersebut, orang kulit putih memiliki prioritas untuk mendapatkan perumahan, pekerjaan, pendidikan, dan akses kekuasaan politik.

UU pertama yang mengatur sistem apartheid adalah Group Areas Act of 1950 yang memisahkan ruang hidup antar warga negara. Orang kulit putih hidup di perkotaan dan kulit berwarna tinggal di pedesaan atau pinggiran kota. Pada masa itu, orang kulit putih dan non-kulit putih melakukan pekerjaan yang berbeda, tinggal di daerah berbeda, serta memiliki gaji, akses pendidikan, dan akses kesehatan yang berbeda pula.

Ketika orang kulit hitam dipaksa keluar dari perkotaan, daerah tempat tinggal mereka disebut sebagai Bantustan atau 'tanah air Afrika.' Karena merupakan warga Bantustan, orang kulit hitam tidak diizinkan berpartisipasi dalam pemerintahan dan dipaksa mematuhi jam malam jika ingin bepergian ke luar kampung halaman mereka.

Kemunculan Nelson Mandela menjadi angin segar bagi orang-orang kulit hitam. Kala itu ia adalah anggota Kongres Nasional Afrika (African National Congress atau ANC), sebuah kelompok yang berjuang untuk menghapuskan apartheid.

Apartheid baru mulai dihapuskan pada 1991. Sistem ini benar-benar punah saat Nelson Mandela terpilih sebagai presiden kulit hitam pertama Afrika Selatan, tiga tahun kemudian. (Tnt/Yus)

http://static6.com/201306/nelson-mandela130625b.jpg

Sumber :http://news.liputan6.com/read/766421/politik-apartheid-musuh-mandela-sepanjang-hayat

Rabu, 04 Desember 2013

Gini nih Jadinya Jika Petinju Terjun ke Dunia Politik

Juara tinju kelas berat Dr. Vitali Klitschko pasti perkasa di ring. Tapi dia frustasi di arena politik Ukraina, karena gagal mengandaskan karir politik Presiden Viktor Yanukovich.

Setidaknya Klitschko belajar bahwa politik itu tidak selurus seperti yang dipikirkannya. Petinju raksasa setinggi 193,04 centimeter itu membukukan 41 knockouts dari 45 kemenangan dan dijuluki “Dr.Kepalan Besi” bertahtahkan mahkota kelas berat World Boxing Council. Ia hanya pernah kalah pada 2003.

Ibunya mewanti-wanti satu hal: “jangan bertarung melawan adikmu, Wladimir Klitschko”. Dan janji itu dipegang teguh hingga sekarang.

Vitali Klitschko yang sejak 2012 menjadi anggota parlemen Ukraina kini berada di kubu oposisi yang menentang Presiden Yanukovich. Yanukovich dikenal lebih mengutamakan kerja sama ekonomi dengan bekas tuannya, Rusia, dari pada dengan Uni Eropa kendati kerjas sama ekonimi ini ditunggu-tunggu sebagian besar rakyat Ukraina.

Didukung isterinya Natalia Klitscho yang bekas model dan memukau penonton ketika melantunkan lagu, Vitali Klitscho ternyata kalah 40 suara dari partai berkuasa yang mengusung Yanukovich, Partai Daerah, pada pemungutan suara Selasa (3/12/2013). Vitali adalah anggota partai Aliansi Reformasi Demokratis Ukraina.

Padahal Vitali memimpin salah patai oposisi terbesar menentang Yanukovich. Tapi ia tetap tegar dan akan terus merangsek bersama gerakan persatuan oposisi, kendati ia terlihat juga agak frustasi gagal menjungkalkan Yanukovich.

Vitali yang juara tinju kelas berat terpaksa menjadi politisi anggota parlemen golongan kelas terbang, dan karena itu, kata analis politik Ukraina Vadim Karasyov dari Institute Global Strategy, ia perlu berlatih keras untuk menjadi politisi kelas berat.

Menurut analis ini, Vitali Klitschko terlalu sering berpidato di alun-alun dan menyepelekan perlunya konsultasi dengan para pembantu politiknya. Terutama ia tidak punya cantelan politik yang kuat di kalangan politik, bisnis dan penegak hukum elit di Ukraina.

Sejak terpilih sebagai anggota parlemen pada 2012, Klitscho menghindar bertarung di ring tinju dan lebih bergaul dengan orang-orang Dewan Kota Kiev.

Klitschko dilahirkan dari keluarga tentara yang berpindah-pindah tugasnya di Uni Sovyet sampai akhirnya menetap di Kiev pada 1985. Ia berhasil meraih gelar doktor ilmu olah raga, serta kini menetap di Jerman dan punya sebuah rumah di Bel-Air, Los Angeles, California, Amerika Serikat.

Vitali fasih berbahasa Rusia, Ukraina, Jerman (karena tinggal di sana) dan sedikit bahasa Inggris. Kemampuan berpidatonya semakin membaik dua tahun belakangan, saat masuk ke dunia politik. Dia punya rasa humor yang tinggi. Tetapi kekayaan utamanya adalah istrinya yang cantik, Natalia Klitschko, yang memukau para penggemarnya. Natalia diramalkan bakal jadi Ibu Negara paling cantik di Eropa bila Vitali Klitschko kelak menjadi presiden Ukraina. Vitali bakal ikut dalam pemilihan presiden Ukraina pada 2015.

Pendukung Vitali lantang berteriak pada dinginnya Selasa malam kemarin di Kiev, mendapati jagoannya gagal menggulingkan Yanukovich. Tapi Vitali tak tinggal diam bersama partai oposisi lainnya: menyebarkan pemogokan umum dan memblokade gedung-gedung pemerintah. [Dari berbagai sumber/tjs].




Kata Ahok ke Ruhut: Jagoan lo dulu enggak punya nyali ubah Jakarta

Politisi Partai Demokrat, Ruhut Sitompul menilai Ahok lebih banyak berkoar daripada membuktikan hasil kinerjanya. 

Wakil Gubernur DKI Jakarta Basuki Tjahaja Purnama (Ahok) mengakui beberapa program hanya meneruskan dari era Fauzi Bowo alias Foke. Namun, Ahok menegaskan Foke tak punya nyali mengeksekusi program untuk memperbaiki Jakarta.

"Pertanyaannya, lo (Ruhut) punya nyali tidak buat eksekusi rencana itu. Jagoan lo dulu (Foke) tidak punya nyali apa buat eksekusi program? Itu aja masalahnya," tegas Ahok di Balai Kota DKI Jakarta, Rabu (4/12).

Bahkan Ahok mengklaim Pemerintah Provinsi (Pemprov) DKI Jakarta lebih baik dibandingkan dengan Fauzi Bowo yang telah lima tahun memerintah DKI Jakarta. Alasannya sederhana, dia mengatakan, karena sudah ada beberapa rencana program kerja jangka menengah (RPKJM) dan program lain yang telah direalisasikan.

"Kita bisa eksekusi beberapa program dalam setahun, kenapa jadi lu yang ribut? Udahlah kalau bicara sama Ruhut, saya enggak pernah menang lah, muter-muter terus," tegasnya. 

Selain itu, suami dari Veronica ini juga tertawa ketika dimintai tanggapannya mengenai komentar Ruhut yang mengatakan dirinya terlalu banyak bicara. Ia mengatakan, "Ruhut kok ditanggapi."

[ded]



Senin, 02 Desember 2013

Widihh....si Raja Dangdut Ingin Bubarkan MK

Ketua Mahkamah Konstitusi (MK), Hamdan Zoelva, membalas masukan pedangdut kondang Rhoma Irama yang mengusulkan sebaiknya MK dibubarkan saja.

Menurut Rhoma, wewenang MK tumpang tindih dengan Mahkamah Agung (MA) dalam penyelesaian kasus.

"Itu beda sekali Pasal 24 itu beda. Tidak ada tumpang tindih, mungkin beliau belum membaca sepenuhnya tentang Undang-Undang Dasar tersebut," sindir Hamdan sambil tersenyum di Hotel Mercure, Ancol, Jakarta Utara, Senin (2/12/2013).

Namun, mantan politisi Partai bulan Bintang (PBB) itu menyatakan, pembubaran MK tetap bisa terlaksana. "Bisa-bisa saja (dibubarkan), tapi diubah dulu Undang-Undang Dasarnya," tutupnya. 

Sebelumnya diberitakan, sang Raja Dangdut berpendapat bahwa tugas dan fungsi MK saat ini tumpang tindih dengan MA.

"Hapuskan MK. Ada hal yang tidak seimbang antara MK dan MA. MK dan MA tumpang tindih. Beberapa contoh, MA punya kewenangan di tingkat kasasi, sementara MK punya fungsi di tingkat awal dan akhir. MA punya kewenangan menguji di bawah undang-undang, sementara MK menguji undang-undang dengan UUD," kata Rhoma. (put)




Sabtu, 23 November 2013

Wiiihhh......Bocah Tiga Tahun Ikut Rapat Parlemen Uni Eropa

 Seorang bocah perempuan baru-baru ini menarik perhatian media. Bocah bernama Vittoria Cerioli itu diajak ibunya mengikuti rapat Parlemen Uni Eropa (UE).

Seperti diberitakan Daily Mail, Jumat (22/11/2013), Putri dari anggota parlemen UE asal Italia, Licia Ronzuli, ini ikut dalam sidang pada 20 November 2013. Saat itu, anggota parlemen sedang membicarakan anggaran UE jangka panjang dan program investasi. Cerioli sempat mengangkat lengannya ke atas bersama ibunya saat proses voting.

Ronzuli sering membawa putinya ke dalam ruangan sidang sejak Cerioli berumur enam minggu sampai sekarang Cerioli sudah berusia tiga tahun. Aturan Parlemen UE sangat fleksibel dan membolehkan seorang ibu membawa anak-anak mereka saat bekerja.

Seperti diketahui, Ronzulli memenangkan kursinya dalam Pemilu 2009 dan merupakan anggota dari Partai Rakyat Kebebasan (Popolo della Liberta). Vittoria lahir pada 10 Agustus 2010. Ayahnya, Renato Cerioli, juga merupakan anggota dari partai yang sama. (why)
(ade)



Bupati ini Diadukan ke Polisi gara-gara Nikahi Pedangdut Cantik

Iswanti, istri dari Bupati Kotawaringin Timur (Kotim) Supian Hadi, melaporkan suaminya ke polisi atas tuduhan pemalsuan identitas. Supian diduga menggunakan identitas palsu saat menikahi seorang pedangdut berinisial V.
Hj Iswanti didampingi kuasa hukumnya, A Ruzeli SH, melaporkan Supian Hadi ke Keplisian Daerah Metropolitan Jakarta Raya dengan nomor laporan LP 4138/XI/2013/PMJ/Dit Reskrimum, tanggal 21 November 2013.
“Pernikahan itu memang sudah lama, tapi kami baru dapat informasi akurat setelah melakukan investigasi di lapangan. Ternyata benar, Supian Hadi menikah dengan Vita ‘KDI’,” kata A Ruzeli kepada VIVAnews, Jumat 22 November 2013.
Sejak terkuaknya pernikahan dengan pedangdut itu, Hj Iswanti mengaku tidak lagi serumah dengan suaminya. Sang istri geram dengan ulah sang suami yang tak meminta izin soal pernikahan diam-diam tersebut.

"Sudah tidak serumah sejak awal Mei kemarin. Ibu (Hj Iswanti) meninggalkan suami karena nggak kuat," kata Ruzeli.

Sementara itu kepada VIVAlife, Hj Iswanti menyatakan tidak banyak komentar perihal pernikahan kedua suaminya, Supian Hadi, dengan pedangdut jebolan sebuah kontes menyanyi itu. Ia mengetahui suaminya menikah lagi itu saat seseorang mengiriminya foto pernikahan via Multi Messaging Services (MMS).

"Saya dapat kiriman MMS, isinya foto. Nggak tahu siapa yang mengirim. Seperti yang sudah tersebar saja, foto kawinan," ujarnya.

Iswanti pun menyesalkan perihal pernikahan kedua suaminya itu. "Jangankan minta izin, tahu saja nggak. Tapi dia tidak pernah kasar, perhatian saja yang kurang," lanjut Iswanti.

Sebelumnya Iswanti melaporkan suaminya ke Menteri Dalam Negeri Gamawan Fauzi. Dalam laporan itu, Iswanti menyebutkan dia tidak pernah memberikan izin atas pernikahan suaminya dan Vita, 2012 lalu. Menurutnya, tingkah Supian telah melanggar peraturan PNS soal izin perkawinan dan perceraian. Seharusnya, Supian tak boleh beristri lebih dari satu.




Rabu, 20 November 2013

Militer Indonesia Lebih Hebat Dibanding Australia

- Wakil Ketua Komisi I bidang Luar Negeri dan Pertahanan DPR Tubagus Hasanudin mengapresiasi sikap tegas Presiden Susilo Bambang Yudhoyono yang menghentikan kerjasama militer dan intelijen dengan Australia.

Dalam keterangan pers hari ini, Rabu 20 November 2013, Presiden SBY menyatakan, akan menghentikan sementara semua kerjasama militer dan intelijen antara kedua negara.

Kata Tubagus, seharusnya Indonesia juga berani memutus kerjasama di bidang lainnya, misalnya perdagangan dan imigrasi. "Demi sebuah kedaulatan, kita harus keras. Tetapi jangan emosional," kata Tubagus di Gedung DPR, Jakarta.

Menurut dia, berdasarkan pengalaman di masa lalu, hubungan Indonesia dan Australia selalu pasang-surut. Sehingga, Indonesia tak perlu khawatir hubungan persahabatan dengan Australia benar-benar selesai.
"Ini pembelajaran, kita punya harga diri, marwah dan kedaulatan," kata dia.

Dengan dihentikannya kerjasama militer, purnawirawan TNI berpangkat Mayor Jenderal ini menilai tidak akan berpengaruh pada Indonesia.

"Militer kita, kita yang membangun. Sementara militer Australia hanya bersandar pada Amerika. Militer Australia itu tidak ada apa-apanya dibanding militer Indonesia," kata dia. Bahkan, kata dia, militer Indonesia adalah yang paling baik nomor lima di dunia.
Berdasarkan data Global Firepower terbaru, militer Indonesia berada di peringkat 15, dari 68 negara di dunia yag disurvei. Sementara Australia berada di peringkat 23. Lihat perbandingan militer kedua negara di tautan ini. 

Soal intelijen, menurutnya, Australialah pihak yang paling rugi. "Coba lihat Bom Bali I dan II, yang menjadi target kan mereka. Secanggih apapun alat yang mereka gunakan, tetapi kalau tidak bisa menginjak tanah Indonesia, akan sulit," tuturnya.

Dia juga berharap, agar secepatnya Duta Besar Australia di Jakarta segera kembali ke negerinya. "Kalau menurut hemat saya, supaya tidak malu ngepak barang saja," kata politisi PDIP ini. (eh)

Pesawat Tempur Sukhoi SU-30 MK 2 milik TNI AU saat diturunkan dari pesawat angkut Antonov di Pangkalan Udara Hasanuddin, Makassar.

Sumber :http://nasional.news.viva.co.id/news/read/460086-komisi-i-dpr--militer-indonesia-lebih-hebat-dibanding-australia

PM Australia Janji Tanggapi Surat SBY Secara Cepat, Serius dan Sopan - Dia mengaku sangat menyesal atas situasi memalukan yang menimpa SBY

Perdana Menteri Australia, Tony Abbott, berjanji menanggapi surat dari Presiden Susilo Bambang Yudhoyono dengan "cepat, sungguh-sungguh, dan sopan." Melalui surat itu, SBY secara resmi meminta penjelasan Australia soal skandal penyadapan telepon atas dia, istrinya, dan para pejabat Indonesia pada 2009, seperti yang telah dibocorkan Edward Snowden. 

Menurut harian The Australian, Abbott memberi tanggapan atas pernyataan SBY dalam rapat rutin di parlemen antara kubu pemerintah dengan oposisi. Abbott mengaku merasa tergugah atas pernyataan SBY mengenai eratnya hubungan antara Australia dan Indonesia.

Sekali lagi dia menyatakan penyesalan yang mendalam "situasi yang memalukan terkait laporan media massa yang menimpa presiden dan bangsa Indonesia."

"Presiden [SBY] telah berkata bahwa beliau segera menulis surat kepada saya. Saya kembali menegaskan kepada dewan [parlemen] bahwa saya akan menanggapi surat presiden itu secara cepat, sungguh-sungguh, dan sopan. Saya selalu berkomitmen untuk membina hubungan yang seerat-eratnya dengan Indonesia seperti yang diinginkan kedua negara," kata Abbott.
TONY Abbott has promised to respond "swifly, fully and courteously" to President Susilo Bambang Yudhoyono's expected letter to him over the spying crisis as the Prime Minister seeks to ease tensions with Jakarta over the spying crisis.
Mr Abbott entered parliament after Dr Yudhoyono's statement in Jakarta and said he was "encouraged by the President's remarks about the strength of the relationship between Australia and Indonesia".
The government will now await the letter, which may reduce the temperature in the diplomatic standoff sparked by media revelations that an Australian spy agency monitored Dr Yudhoyono's mobile phone and that of his wife and senior advisers.
The government has already flagged increased intelligence sharing with Indonesia and the Australian response could involve establishing further intelligence protocols.
Mr Abbott told parliament there "very serious issues that do need to be worked through in the near future between us.
"Again ... I want to express here in this chamber my deep and sincere regret about the embarrassment to the president and to Indonesia that has been caused by recent media reporting.
"The president indicated that he would shortly be writing to me. I'd like to reassure the house that I will be responding to the president's letter, swiftly, fully and courtesously. As always I am absolutely committeed to building the closest possible relationship with Indonesia as that is overwhelmingly in the interests of both our countries."
- See more at: http://www.theaustralian.com.au/national-affairs/policy/tony-abbott-awaits-letter-from-indonesian-leader-over-spying-crisis/story-fn59nm2j-1226764683578#sthash.DrGzezAv.dpuf

''Jelas ada masalah yang serius yang harus kita selesaikan bersama dalam waktu dekat," lanjut Abbott.

Reaksi Keras
Presiden SBY memberikan pernyataan resminya hari ini terkait masalah penyadapan yang dilakukan Australia. Tak seperti sebelumnya, sikap Yudhoyono kali ini lebih tegas.

Bahkan, Presiden memerintahkan pasukan militer Indonesia untuk menghentikan latihan bersama dengan Australia di Darwin dan juga untuk menghentikan patroli bersama untuk memerangi penyelundupan manusia.

Penghentian kerjasama ini merupakan poin kedua pernyataan resmi pemerintah Indonesia. Poin pertama berisi permintaan resmi pada Australia untuk menyikapi soal penyadapan yang dilakukan terhadap sejumlah pejabat termasuk Presiden SBY dan Ibu Negara Ani Yudhoyono.

Kemudian poin ketiga adalah, untuk kerjasama ke depan, Indonesia meminta ada protokol kode perilaku dan asas pedoman kemitraan di antara kedua negara untuk menghadapi isu penyelundupan manusia atau kerjasama militer dan intelijen. 

"Protokol code of conduct itu sifatnya mengikat, jelas dan dijalankan. Itulah tiga hal yang akan kita tempuh," kata SBY. (ren)

PM Australia Tony Abbott dan Presiden Susilo Bambang Yudhoyono di Jakarta September 2013

Sumber :http://dunia.news.viva.co.id/news/read/460129-pm-australia-janji-tanggapi-surat-sby-secara-cepat--serius-dan-sopan

Bagaimana Cara Australia Sadap Ponsel Petinggi RI?

Sepekan terakhir, Indonesia digemparkan berita penyadapan saluran telepon seluler sejumlah petinggi RI oleh intelijen Australia pada tahun 2009. Kabar itu menyebar sejak media massa internasional menulis rahasia yang dibocorkan Edward Snowden.

Ini tentu bukan aksi intelijen sembarangan. Dari data tersebut, diketahui intelijen Australia berhasil menyadap telepon seluler Presiden Susilo Bambang Yudhoyono beserta istri, Wapres Boediono, mantan Wapres Jusuf Kalla, Jubir Presiden Dino Patti Djalal, Andi Malaranggeng, Sekretaris Negara Hatta Rajasa, Menteri Keuangan Sri Mulyani Indrawati, Menko Polkam Widodo Adi Sucipto, dan Menteri BUMN Sofyan Djalil.

Tak pelak, hubungan diplomatik Indonesia-Australia yang tadinya hangat kini menjadi panas. Tak hanya memanggil pulang Duta Besar RI untuk Australia, Nadjib Riphat Kesoema, dari Canberra, Presiden SBY juga meminta penjelasan dan permohonan maaf dari pemerintah Australia.

Tapi, alih-alih meminta maaf, Perdana Menteri Australia Tony Abbott malah mendukung apa pun yang sudah dilakukan pemerintahan sebelumnya, dan saat ini terus mengumpulkan informasi demi kepentingan nasional Australia. Bukannya reda, hubungan antara kedua negara malah tambah renggang.

Bagaimana modus intelijen Australia memata-matai aktivitas para petinggi RI masih menjadi teka-teki sampai detik ini. Faktanya, berdasarkan dokumen yang dibocorkan Snowden, aksi intelijen Negeri Kanguru itu dilakukan pada tahun 2009 dengan menyadap telepon seluler. Namun, tidak dijelaskan dengan teknologi apa, bagaimana caranya, atau bekerja sama dengan pihak mana. Semuanya masih misterius.

Skema penyadapan

Dengan perkembangan teknologi yang ada saat ini, penyadapan bisa dilakukan dengan berbagai cara, baik dengan peranti lunak maupun peranti keras. Menurut Nonot Harsono, Anggota Badan Regulasi Telekomunikasi Indonesia (BRTI), penyadapan ponsel bisa dilakukan hanya dengan me-remote.

Salah satu skema konvensional penyadapan ponsel adalah dengan menaruh BTS kamuflase di sekitar ponsel korban. "Misalnya, menggunakan BTS palsu dalam bentuk koper atau dalam bentuk yang tidak terduga. Biasanya digunakan aparat hukum untuk memburu target operandinya," kata Nonot pada VIVAnews, dua hari lalu.

Jika BTS kamuflase itu menyala, cara kerjanya sederhana. Dia menjelaskan, ponsel yang mengirimkan gelombang radio menuju BTS di sekitarnya. Dan, BTS palsu juga akan menangkap gelombang radio tersebut tanpa sepengetahuan pengguna, kemudian menerima informasi percakapan di ponsel.

Skema lain, melalui alat sadap yang dipasang oleh operator telekomunikasi. Tiap-tiap operator seluler, tutur Nonot, mempunyai alat penyadapan atau alat perekam yang dipasangkan di dalam jaringannya. "Ini demi penegakan hukum. Tapi, mereka hanya diperbolehkan membukanya apabila diminta oleh penegak hukum," terangnya.

Berbicara skema yang lebih canggih, penyadapan bisa dilakukan hanya dengan menggunakan peranti lunak. Menurutnya, praktik penyadapan oleh intelijen asing tentu sangat rapi dan rahasia, banyak yang tidak menyadarinya. Pelaku aksi intelijen bisa menyusup dengan menyewa bandwidth ke operator tertentu dengan berpura-pura menjadi penyelenggara jasa Internet (Internet Service Provider/ISP) kemudian membuka jaringan virtual ke pusat intelijen.

Namun, Nonot enggan menduga-duga skenario mana yang ditempuh oleh intelijen Australia untuk menyadap saluran telepon seluler milik para petinggi RI.

Alat sadap Densus 88?

Beda halnya dengan Nonot yang mengulik isu penyadapan dari perspektif teknologi informasi, Indonesia Police Watch (IPW) mencurigai alat penyadapan oleh Australia melalui alat-alat bantu sadap bantuan dari pemerintah Australia yang diberikan pada Datasemen Khusus (Densus) 88.

IPW mendesak Polri segera mengevaluasi berbagai peralatan, khususnya alat-alat sadap bantuan dari Negeri Kanguru itu. "Sebab, bukan mustahil lewat bantuan alat sadap buat Densus 88 antiteror ini, intelijen Australia menyadap komunikasi pejabat Indonesia," kata Ketua Presidium IPW, Neta S Pane, Rabu 20 November 2013.

"Jika terbukti penyadapan lewat alat sadap bantuan itu, berarti sudah waktunya semua alat tersebut diblokir, dinonaktifkan dan tidak perlu difungsikan lagi," jelasnya.

Kalaupun tidak terbukti, pemerintah diimbaunya agar tetap waspada. Kenapa intelijen Australia dan negara asing lainnya terlalu mudah menyadap para pejabat Indonesia.

Sementara itu, pada kesempatan berbeda, Panglima Tentara Nasional Indonesia (TNI) Jenderal Moeldoko mengatakan, pihaknya akan memperkuat sistem enkripsi negara guna mengantisipasi penyadapan negara asing, khususnya Australia dan Amerika Serikat.

Pria yang sebelumnya menjabat Kepala Staf TNI AD itu mengaku akan mengembangkan enkripsi bersama Lembaga Sandi Negara supaya para petinggi negara tidak gampang disadap oleh pihak asing. "Untuk kontrainformasi, kami tengah mengembangkan enkripsi yang akan kita buat sendiri," terang Moeldoko pada wartawan di Markas Komando Badan Intelijen Strategis, Jakarta.

Kemarin pagi, Moeldoko telah memberikan arahan kepada para intelijen TNI AD, AL, AU beserta atase-atase pertahanan Indonesia guna mengantisipasi penyadapan dari pihak asing. "Kita beranalogi dengan negara-negara lain. Penyadapan tidak hanya kepada Indonesia, tetapi juga terjadi kepada negara-negara lain. Penyadapan itu syarat teknologi. Kita harus siap," ucapnya.

Kemungkinan BTS palsu

Spekulasi pun muncul. Operator telekomunikasi dituding memfasilitasi intelijen Australia untuk menyadap ponsel Presiden RI Susilo Bambang Yudhoyono dan sejumlah menteri di era 2009. Sebagaimana dilaporkan laman The Guardian dan Sydney Morning Herald, ada empat operator telekomunikasi yang disebutkan di dalam dokumen penyadapan, yaitu Telkomsel, XL, Indosat, dan Hutchison (3).

Namun, spekulasi ini langsung buru-buru dibantah. "Nggak benar. Urusan penyadapan kami patuh pada hukum. Kami ikuti arahan penegak hukum, karena mereka yang berhak," bantah Ivan Cahya Permana, VP Technology and System Telkomsel, saat dikonfirmasi VIVAnews, Selasa 19 November 2013.

Dia menjelaskan, secara teknis, Telkomsel dan operator telekomunikasi pada umumnya mempunyai standar keamanan jaringan sesuai persyaratan internasional.

Namun demikian, Ivan mengakui, masih ada masalah dengan kepemilikan alat penyadapan, yaitu perangkat ini bisa dimiliki oleh kalangan di luar penegak hukum.

"Problemnya, tak ada aturan yang mengatakan perangkat itu hanya boleh dimiliki penegak hukum saja. Jadi, kalau Anda punya uang cukup, Anda bisa beli perangkat itu. Harganya 50 miliar rupiah. Memang mahal, makanya terbatas. Kepolisian pun nggak punya banyak," jelas Ivan Permana.

Namun, untuk kasus penyadapan Presiden RI dan sejumlah menteri, Ivan enggan menuding intelijen Australia telah membeli perangkat tersebut. Karena, kemungkinannya masih cukup luas. Menurut Ivan, intelijen Australia dapat memanfaatkan BTS palsu untuk menyadap informasi dari ponsel.

"Alat sadap itu dapat menyaru jadi BTS milik operator, karena itu dipercaya oleh ponselnya, nah ponsel meresponsnya ke alat itu," jelas Ivan.

Senada dengan Telkomsel, Indra Utoyo, Direktur Inovasi dan Strategi Portofolio Telkom yakin tidak ada operator telekomunikasi di Indonesia yang terlibat dalam upaya penyadapan yang membuat hubungan Indonesia-Australia makin panas.

"Untuk penyadapan, kami sudah ikut aturan yang ditetapkan pemerintah. Mungkin mereka (Australia) mempunyai hal yang melampaui aturan kita. Ini di luar domain kami," ujar Indra, saat dijumpai VIVAnews di Jakarta, Rabu 20 November 2013.

"Ini menjadi pembelajaran untuk semua pihak ke depan untuk memperbaiki dan meningkatkan layanan di era digital bahwa keamanan dan privasi itu sangat penting," ujar dia.

Penyadapan = ilegal

Menanggapi isu penyadapan ini, Kementerian Komunikasi dan Informatika (Kemenkominfo) pun turut bicara. Sejauh ini, Kepala Pusat Informasi dan Humas Kominfo Gatot S Dewa Broto mengatakan penyadapan itu belum terbukti dilakukan lewat kerja sama dengan penyelenggara telekomunikasi di Indonesia.

"Jika terbukti ada yang main mata di kemudian hari, maka penyeleggara telekomunikasi yang bersangkutan dapat dikenai pidana yang diatur dalam UU Tekomunikasi dan UU ITE,"  kata dia.

Gatot memaparkan, penyadapan bertentangan dengan UU No 36/1999 tentang Telekomunikasi dan UU No 11/2008 tentang ITE. "Pada pasal 40 dalam UU Telekomunikasi, setiap orang secara tegas dilarang melakukan kegiatan penyadapan atas informasi yang disalurkan melalui jaringan telekomunikasi dalam bentuk apapun," paparnya.

Menurutnya, Kominfo tidak pernah memberikan sertifikasi perangkat sadap terkecuali yang digunakan oleh lembaga penegak hukum yang disebutkan pada Pasal 40 UU Telekomunikasi dan Pasal 31 UU ITE.

"Kami tidak pernah mengeluarkan sertifikat untuk perangkat anti sadap. Karena itu ilegal," ujar Gatot.

Ilustrasi karikatur penyadapan terhadap Presiden SBY oleh editor Herald Sun, Mark Knight

Sumber :http://fokus.news.viva.co.id/news/read/460206-bagaimana-cara-australia-sadap-ponsel-petinggi-ri-

Pemerintah Tarik Pilot TNI AU yang sedang berlatih di Australia

Presiden Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) telah memerintahkan untuk segera menghentikan sejumlah kerjasama dengan Australia. Sejumlah kerjasama tersebut antara lain, kerjasama latihan militer, patroli gabungan, pertukaran informasi hingga imigran gelap.

Sebagai tindak lanjutnya, Menteri Koordinator Bidang Politik, Hukum dan Keamanan Djoko Suyanto langsung memberikan respon. Dia memastikan, Indonesia segera mempercepat latihan militer TNI Angkatan Udara bersama AU Australia yang tengah berlangsung di Darwin.

"Kan udah mau selesai juga, dengan sendirinya akan dipercepat latihan latihan itu untuk segera kembali (ke Indonesia)," kata Djoko di Kantor Presiden, Jakarta, Rabu (20/11).

Dia menambahkan, saat ini pemerintah Indonesia masih menunggu sikap resmi pemerintahan Australia di bawah kepemimpinan Perdana Menteri Tony Abbott. Apalagi, pernyataan yang disampaikan itu disampaikannya melalui parlemen, bukan kepada rakyat Indonesia.

"Ini sangat menunggu sekali apa respon Bapak Tony Abbott setelah beliau menerima surat dari presiden. Apa yang dinyatakan oleh PM Tonny Abbot selama ini kan adalah pernyataan beliau kepada parlemen dan kepada masyarakat Australia, dan bukan kepada rakyat Indonesia," tutupnya. 

TNI AU masih menggelar latihan militer bersama antara Australia dan Indonesia yang melibatkan jet-jet tempur kedua negara, Selasa (19/11) lalu, di Darwin, Northern Territory.

[ian]




Selasa, 19 November 2013

Kata Adhyaksa Dault: Hambalang Itu Tempat Jin Buang Anak

Mantan Menteri Pemuda dan Olahraga Adhyaksa Dault mendapat laporan dari timnya pada tahun 2005 bahwa kontur tanah di bukit Hambalang ekspansif dan lempung. Sehingga hanya bisa membuat bangunan dua lantai, tidak lebih.

"Jadi kalau dibuat maksimal dua lantai ke atas, dua lantai ke bawah karena dibawahnya air semua (sungai). Laporan yang saya terima, tanah itu miring," kata Adhyaksa saat bersaksi untuk terdakwa Deddy Kusdinar di Pengadilan Tipikor, Jakarta, Selasa 19 November 2013.

Proyek Hambalang kata Adhyaksa, semula dengan konsep memindahkan sekolah olah raga di Ragunan dengan anggaran awal senilai Rp125 miliar. Namun apa yang terjadi saat ini sudah jauh melenceng dari konsep awal dan kajian tanah Hambalang.

"Ini berubah jadi Rp2,5 triliun saya kaget. Bisa bikin Istora itu, siapa yang  mau nonton disana? Itu tempat jin buang anak," kata dia.

Sebelumnya, saksi Ida Nuraida selaku konsultan awal Hambalang menuturkan hal serupa. Menurut Ida, kontur tanah Hambalang tak bisa digunakan buat membangun gedung dengan tinggi di atas dua lantai. Sebab, kontur tanahnya tidak stabil dan mudah longsor. (umi)



Kemarahan SBY di Twitter Soal Penyadapan Diulas Media Australia

Kemarahan SBY di Twitter Soal Penyadapan Diulas Media Australia

Menurut penulis artikel itu, cara yang dipilih SBY ini cukup unik.

Media Australia, Sydney Morning Herald (SMH) menyoroti dan mengulas gaya mengomel Presiden Susilo Bambang Yudhoyono dalam menyikapi aksi penyadapan yang dialamatkan kepadanya oleh Badan Intelijen Negeri Kanguru (DSD). Pasalnya, ketimbang memberi pernyataan terbuka secara langsung, SBY justru mengungkapkan kemarahannya melalui kicauan di media sosial seperti Twitter. 

Menurut Jacqueline Maley, penulis artikel di SMH itu, cara yang dipilih Presiden SBY cukup unik. 

"Sama seperti ketika perang Vietnam dulu yang menjadi satu-satunya perang yang dapat disaksikan melalui televisi, ini merupakan kerenggangan pertama hubungan Indonesia-Australia yang dikabarkan secara langsung melalui Twitter," tulis Maley. 

Maley menganalogikan komunikasi yang dipilih SBY mirip dengan pola yang sempat dijalani oleh pemain kriket, Shane Warne, dan kekasihnya seorang model dan artis, Liz Hurley. Sebelum menyatakan diri berpisah, pasangan tersebut selalu berbalas kicauan di Twitter. 

Publik baru menyadari hubungan keduanya merenggang karena  Warne dan Hurley absen saling sapa di dunia maya selama satu minggu lebih. Sementara dalam kasus Presiden SBY, pola komunikasi itu akan tetap menjadi pilihannya karena dia sedang tak ingin menelepon Perdana Menteri Tony Abbott. 

Sehingga dia memilih mengungkapkan kemarahannya lewat Twitter, ketimbang menyampaikannya secara langsung. Hal itu, menurut Maley tidak baik. 

Namun, dia melihat cara yang dipilih SBY memiliki suatu keuntungan, yaitu naiknya jumlah follower di akun Twitternya @SBYudhoyono. Hingga saat ini jumlah pengikut akun Twitter SBY berjumlah 4.015.618, sementara jumlah drastis terlihat dari akun Twitter PM Abbott yang hanya mencapai 261.892 follower. 

Bahkan pada Selasa ini, jumlah pengikut akun Twitter SBY kian bertambah. Menurut Maley, SBY mungkin akan menyimpan ponsel Nokia E90-1 untuk berkomunikasi selama sementara.

Aksi spionase yang terungkap di media sejak Senin lalu diperkirakan dapat membahayakan hubungan diplomatik kedua negara. Menteri Luar Negeri yang ditemui di Istana Negara pada Selasa ini menyatakan ke depan, kerjasama dengan Australia tidak akan berjalan seperti biasa. Dia menyebut akan ada evaluasi yang terus dilakukan. 

"Kami terus mendowngrade hubungan Australia dengan kita," ujar Marty usai turut menyaksikan pelantikan para Duta Besar baru asing untuk Indonesia. 

Menurut Marty, bukan Indonesia yang memulai masalah ini, melainkan Australia. "Sehingga pihak Australia lah yang harus cari jalan penyelesaian ini dengan baik," dia menambahkan.

Sebelumnya, pada hari Senin kemarin Marty telah diminta oleh Presiden SBY untuk menarik kembali Dubes Indonesia untuk Australia, Nadjib Riphat Kesoema. Riphat sendiri dijawalkan telah tiba di tanah air pada Selasa sore ini.  (umi)
 
 SBY sedang menulis dan pantau Twitter dengan perangkat tablet.


Sumber :http://dunia.news.viva.co.id/news/read/459878-kemarahan-sby-di-twitter-soal-penyadapan-diulas-media-australia

Pakar Pertahanan Australia: Canberra Tak Pernah Percaya Jakarta

Pakar Pertahanan Australia: Canberra Tak Pernah Percaya Jakarta

Sistem politik Indonesia yang buruk dan korup jadi salah satu alasan.


Pengamat pertahanan Australia Philip Dorling menyatakan isu penyadapan Presiden RI Susilo Bambang Yudhoyono oleh Badan Intelijen Australia (Defence Signals Directorate) sesungguhnya tidak mengejutkan bagi ratusan bahkan ribuan agen intelijen Australia, termasuk diplomat, birokrat, dan politisi negara itu. Para pejabat Australia dinilai amat menyadari meluasnya penggunaan spionase terhadap negara-negara tetangga mereka.

“Di balik semua pernyataan persahabatan yang dikeluarkan oleh pemerintah Australia, Canberra sesungguhnya tidak mempercayai Jakarta. Australia bekerja sama erat dengan Indonesia, termasuk dalam bidang pertahanan dan intelijen. Tapi Australia tak percaya Indonesia. Australia tidak pernah punya rasa percaya itu, dan mungkin tidak akan pernah,” kata Dorling dalam analisisnya di harian Australia The Sydney Morning Herald, 18 November 2013.

Doktor lulusan Flinders University Australia itu mengatakan ada sejumlah penyebab mengapa Australia sulit mempercayai Indonesia, misalnya karena sistem politik Indonesia yang buruk, korup, dan rawan terhadap tekanan kaum nasionalis. Hal itu membuat Australia tidak pernah memandang Indonesia sebagai sahabat sejati seperti halnya Selandia Baru atau lima negara lain yang bersama-sama Australia meluncurkan aksi spionase ‘Lima Mata.’

Dorling mengatakan, Australia bahkan tak pernah mengesampingkan ancaman bahwa suatu hari nanti di masa depan, Indonesia mungkin bisa menjadi ancaman bagi mereka.

Pengungkapan aktivitas mata-mata Australia di sejumlah negara Asia, termasuk Indonesia, menurut Dorling tak diragukan lagi telah menyebabkan banyak kesulitan diplomatik bagi negaranya. Namun ia yakin ketegangan hubungan antara Indonesia dan Australia tak akan berlangsung terlalu lama karena Australia tak pernah berniat untuk mempermainkan Indonesia.

Hal senada dikatakan Menteri Luar Negeri Australia Julie Bishop. “Tentu saja selalu ada tantangan dan kesulitan dalam sebuah hubungan. Tapi Australia dan Indonesia sama-sama melihat manfaat dari keterlibatan yang lebih dekat, lebih dalam, dan lebih kuat,” kata dia seperti dikutip The Guardian.

Perdana Menteri Australia Tony Abbott juga mengatakan tak bermaksud sedikit pun merusak hubungan erat antara negaranya dengan Indonesia. “Hubungan dengan Indonesia merupakan jalinan terpenting yang terus kami pelihara – sebuah hubungan yang akan saya pastikan terus berkembang dalam beberapa bulan bahkan beberapa tahun ke depan,” kata dia.

Apapun, Presiden RI SBY masih terus melontarkan kemarahannya. “Tindakan (penyadapan oleh) Amerika Serikat dan Australia jelas telah merusak kemitraan strategis dengan Indonesia sebagai sesama negara penganut sistem demokrasi,” kata SBY. Itu pula yang membuatnya memerintahkan Menlu RI Marty Natalegawa untuk menarik Duta Besar RI dari Australia.

Indonesia juga akan meninjau ulang sejumlah agenda kerjasama bilateral dengan Australia sebagai konsekuensi atas tindakan menyakitkan yang dilakukan oleh Australia. “Indonesia menuntut Australia memberikan jawaban resmi yang dapat dipahami publik terkait isu penyadapan terhadap Indonesia,” kata SBY. (eh)

Perdana Menteri Australia Tony Abbott.

Sumber :http://dunia.news.viva.co.id/news/read/459665-pakar-pertahanan-australia--canberra-tak-pernah-percaya-jakarta

Senin, 18 November 2013

Akhirnya Dubes Indonesia untuk Australia Resmi Ditarik

Menteri Luar Negeri Indonesia Marty Natalegawa memanggil pulang Duta Besar Indonesia untuk Australia Nadjib Riphat Kesoema. Kebijakan itu merupakan tindakan tegas terhadap dugaan penyadapan oleh pemerintah Australia terhadap Presiden Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) dan pejabat Indonesia lainnya. (Baca: Ani Yudhoyono dan Pejabat Indonesia yang Disadap Australia)

"Kami memutuskan untuk memanggil pulang Dubes Indonesia di Canberra. Karena mustahil Dubes bisa melakukan tugasnya di tengah suasana saat ini. Pak Nadjib kami harap untuk kembali ke Jakarta segera mungkin untuk konsultasi dengan kami. Agar selanjutnya mengambil keputusan," kata Marty saat konferensi pers di Ruang Nusantara Kementerian Luar Negeri, Senin (18/11/2013).

Ia menegaskan, tindakan penyadapan Australia tidak dianggap pemerintah Indonesia sebagai masalah yang ringan. Melainkan persoalan serius yang memerlukan konsolidasi pemerintahan untuk menentukan sikap Indonesia selanjutnya yang tegas dan terukur.

Mengenai pemanggilan Dubes Indonesia dari Canberra, Marty menolak mengungkapkan apakah itu hanya pemulangan sementara atau permanen. Hanya ia memiliki pesan khusus kepada Dubes Nadjib.

"Saya gunakan istilah untuk konsultasi dengan pemerintah. Demi memperoleh informasi. Sambil kita evaluasi. Tidak sopan jika saya bilang berapa hari Dubes pulang ke Indonesia. Tapi saran saya pada kepada Pak Dubes, jangan hanya bawa cabin bag," ujarnya sambil tersenyum.

Dalam dokumen yang dibocorkan whistleblower Edward Snowden, mantan kontraktor Badan Keamanan Nasional (NSA) Amerika Serikat, Presiden Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) disadap Australia.

Berdasarkan laporan yang dimuat The Guardian dan ABC, Senin 18 November 2013, disebutkan SBY bersama 9 jajaran petinggi negara, termasuk Wakil Presiden Boediono dan mantan Wakil Presiden Jusuf Kalla juga menjadi target penyadapan pada 2009.(Mvi/Ism)



Sabtu, 16 November 2013

Balik Ancam Orang Tua Siswa Pembajak Bus, Ahok: Saya Penjarakan Anaknya!

Wakil Gubernur DKI Basuki Tjahaja Purnama (Ahok) bereaksi atas ancaman para orang tua siswa pembajak bus. Ahok mengancam balik orang tua para siswa SMA 46 Jakarta itu.

"Kalau mereka mau tuntut saya, maka saya akan bawa anak-anaknya, penjarakan anak-anaknya! Karena itu sudah pidana, sudah jelas aturannya!" tegas Ahok di Econvention Ecopark, Ancol, Jakarta, Sabtu (16/11/2013).

Ahok mengaku telah memastikan bahwa anak-anak SMA itu telah melakukan perbuatan kriminal dengan cara melihat berkas berita acaranya. Maka anak-anak yang cenderung bergerombol itu akan dipisahkan dengan memindah sekolahkan mereka.

"Kalau anda tidak mau anak anda ditempatkan di sekolah baru itu, maka kami akan keluarkan anak anda!" ancam Ahok.

Ahok juga menceritakan singkat bagaimana adiknya tidak naik kelas gara-gara berkelahi masal. Ahok menginsyafi hal ini perlu dilakukan agar ada efek jera bagi siswa lain, sekaligus melindungi siswa-siswa lain dari kenakalan kawan-kawannya.

"Coba anakmu dibully, dipukulin sampai mati, lalu kamu bilang 'ampunin pelaku itu'. Ya semua orang akan saling membunuh dan memukul," ucap Ahok dengan garang.




Sumber :http://news.detik.com/read/2013/11/16/183345/2414967/10/balik-ancam-orang-tua-siswa-pembajak-bus-ahok-saya-penjarakan-anaknya?991101mainnews

Jumat, 15 November 2013

Aneh bin Ajaib....Ribuan Pemilih di Kota Batam Memiliki Alamat yang Sama

Panitia Pengawas Pemilihan Umum (Panwaslu) Kecamatan Batam Kota, menemukan ribuan nama ganda dalam daftar pemilih tetap. Ribuan nama ganda itu juga berdomisili pada tempat yang sama.

Berdasarkan data dari Ketua Panwaslu Kecamatan Kota Batam, Puryadi, temuan tersebut di antaranya terjadi di Perumahan Villa Pesona Asri, Kelurahan Belian, Kecamatan Batam Kota, terdapat sekitar 1.900 pemilih yang memiliki alamat tempat tinggal ganda, dan sebanyak 1.200 di antaranya berdomisili pada tempat yang sama.

Dia mencontohkan terdapatnya dua nama Abdullah dengan alamat di Villa Pesona Asri Blok A-14 No 9 di RW 10. Namun, bedanya Abdullah yang pertama lahir di Lawang pada tanggal 14 April 1977 dengan jenis kelamin perempuan, sementara nama Abdullah kedua di alamat yang sama, lahir di Penarah, 5 Agustus 1983, dengan jenis kelamin laki-laki.

"Anehnya lagi, di alamat tersebut ternyata rumah kosong dan tercatat ada sebanyak 1.102 pemilih yang terdaftar dalam DPT," kata Puryadi seperti dikutip dari Antara, Jumat (15/11).

Selain di Villa Pesona Asri Blok A-14 No 9, temuan itu di antaranya juga terdapat Villa Pesona Asri Blok A-10 No 19 yang memiliki 188 pemilih. Padahal, di alamat ini tidak ada rumah karena di Villa Pesona Asri Blok A-10, alamat rumah terakhir hanya sampai nomor 18.

Begitu juga di Perumahan Villa Pesona Asri Blok B nomor 3, terdapat 226 pemilih, padahal di tempat tersebut hanya dihuni tiga orang.

Saat data tersebut dikroscek kepada Ketua RT, diketahui bahwa dalam satu RT tersebut hanya terdapat sekitar 110 rumah. Dari jumlah tersebut, hanya sekitar 90 rumah yang berpenghuni, selebihnya rumah kosong.

Ketua Pokja DPT KPU Kota Batam Ahmad Yani mengatakan bahwa pihaknya sudah membentuk tim pencari fakta yang berjumlah lima orang untuk menelusuri temuan tersebut karena temuan terjadi di Kecamatan Batam Kota, yang memiliki jumlah pemilih terbanyak dibanding kecamatan lain di Kota Batam.

"Pada dasarnya kami berharap bisa dilakukan verifikasi faktual terhadap pemilih yang terdaftar di DPT sehingga nama-nama pemilih di DPT dapat dijaga validitasnya," kata dia.

Yani mengatakan bahwa pihaknya sudah melakukan pertemuan bersama tim pencari fakta, camat, PPK, PPS, Pantarlih, RT, dan RW Perumahan Villa Pesona Asri di Kantor Camat Batam Kota, Kamis (14/11) malam.

Ketua Tim Pencari Fakta Mulkan Siregar yang juga anggota KPU mengungkapkan bahwa terdapat sekitar 120.000 pemilih bermasalah di DPT Kota Batam dalam Pemilu 2014.

Selain nama dan alamat ganda, juga terdapat sejumlah variabel pemilih yang perlu pencermatan ekstra, seperti terkait dengan nomor induk kependudukan (NIK), alamat, jenis kelamin, dan tanggal lahir.

"Kami mohon kepada PPK untuk mengevaluasi kembali, kalau memang tidak ada NIK, bisa dibuat berita acaranya, biar dapat diketahui jumlah pemilih yang tidak memiliki NIK," kata Mulkan.
[hhw]




Sumber :http://www.merdeka.com/politik/ajaib-ribuan-pemilih-di-kota-batam-memiliki-alamat-sama.html

Sabtu, 26 Oktober 2013

Misteri SMS Anas Jahat `Tak Bertuan`

Beredar SMS. Menyebut Anas Urbaningrum jahat sekali. Timing-nya setelah ormas bentukan Anas lahir. Bernama Perhimpunan Pergerakan Indonesia (PPI). SMS 'tak bertuan' itu pun menjadi misteri.

"4. Jahat sekali. Luar biasa. Sebenarnya saya tidak ingin melihat ke belakang. Tetapi, pihak Anas terus menerus menyerang & dan menghantam saya & Partai Demokrat. Setelah hampir 3 tahun saya mengalah & diam, saatnya utk saya hadapi tindakan yang telah melampaui batasnya itu. Partai Demokrat atas kerja keras kita baru saja mulai bangkit. Karena perilaku sejumlah kader, termasuk Anas, partai kita sempat melorot tajam dan hancur. Kalau gerakan penghancuran Partai Demokrat & SBY terus mereka lancarkan, para kader seluruh Indonesia akan sangat dirugikan. Sebagai unsur pimpinan Partai kita harus menyelamatkan partai kita, termasuk nasib dan masa depan jutaan anggota PD di seluruh Indonesia."

Begitu bunyi salah satu poin dalam SMS 'tak bertuan' tersebut. SMS itu terungkap pada 23 Oktober 2013. Ketua Umum Partai Demokrat Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) kah yang mengirim?

Anas yakin, pesan pendek atau SMS tersebut ditulis dan dikirim oleh SBY kepada elite-elite Partai Demokrat.

"Kalau dari struktur penulisannya, kemudian dari gaya bahasanya, dari substansinya, saya yakin itu SMS yang dikirim Pak SBY kepada petinggi-petinggi Demokrat, dan itu sudah dikonfirmasi oleh Jubir Kepresidenan kan?" kata Anas.

Mantan Ketua Umum Partai Demokrat ini menduga ada yang memberikan informasi salah kepada SBY. Sehingga membuat hubungan antara SBY dengannya semakin memanas. Ketua Presidium Perhimpunan Pergerakan Indonesia (PPI) ini pun mengaku prihatin dengan SBY yang telah menjadi korban dari informasi tersebut.

"Itu pasti ada yang memberikan informasi. Pasti ada yang memberi informasi racun, itulah yang membuat responsnya kurang pas. Dengan adanya SMS itu, yang tahu maksudnya ya SBY itu sendiri terkait dengan SMS itu," ucap Anas.

Menanggapi SMS tersebut, juru bicara PPI Ma'mun Murad Al-Barnasy menilai sebenarnya tanggapan terhadap PPI tidak perlu berlebihan. Sebab ormas yang bermarkas di Duren Sawit, Jakarta Timur, itu masih baru.

"Katanya ada 10 poin SMS. Saya sudah baca SMS-SMS itu. Menurut saya itu berlebihan atas penyikapan terhadap PPI. PPI itu baru seumur jagung. PPI itu hanya kaki lima. Tidak perlu menanggapi PPI berlebihan," ujar penulis buku 'Anas Urbaningrum, Tumbal Politik Cikeas' ini.

Wakil Ketua Umum Partai Demokrat Jhonny Allen Marbun membenarkan SBY mengirim SMS. Namun isi SMS SBY kepada pengurus inti partainya hanyalah dalam rangka persiapan rapat kerja nasional (rakernas).

"Dalam rangka persiapan rakernas. Poinnya untuk meningkatkan konsolidasi dalam rangka pemenangan pemilu legislatif," jelas Jhonny.

Menurut pengamat komunikasi politik Tjipta Lesmana, konflik antara SBY dengan Anas semakin meruncing. "SBY itu merasa tersaingi oleh Anas yang masih bertahan di dalam jalur politik setelah lepas dari Demokrat," kata Tjipta.

Politisi Partai Demokrat Ruhut Sitompul bersumpah tidak mendapat pesan singkat dari SBY mengenai PPI. Dia tidak tahu siapa yang menyebarkan SMS tersebut. Kelahiran PPI tidak dikomentari apa-apa oleh SBY.

"Aku bisa SMS dari Obama. Tapi, buktinya aku nggak terima. Cari panggung mereka karena mau pemilu, tapi dia lupa mereka ormas. Demi Tuhan Yesus, aku tidak dapat. Aku nggak tahu dari mana," kata Ruhut.

Pasek Dipanggil

Dalam poin 5 SMS tersebut, secara khusus membahas politisi Demokrat sekaligus Sekjen PPI I Gede Pasek Suardika yang akan dipanggil Dewan Kehormatan Demokrat.

"5. Jika terbukti Pasek (yang msh anggota dpr dari FPD) menyebarkan berita bohong yang mencemarkan nama baik BIN dan secara tidak langsung nama baik Presiden, saya kira dewan kehormatan harus mngambil sikap."

Pasek pun menyatakan siap apabila benar dipanggil Dewan Kehormatan Partai Demokrat. Meski demikian Pasek tidak tahu-menahu soal pesan singkat yang ditujukan kepada dirinya. Saat SMS itu beredar, dirinya sedang di Bali.

"Satu saja yang saya tidak siap, dipanggil Tuhan karena anak saya masih kecil. Kalau dipanggil Wanhor PD, berarti sebuah kehormatan. Saya merayakan Hari Raya Galungan, ke Pura. Saya nggak tahu ada apa," ucap Pasek.

Pasek mengimbau kedua belah pihak --Demokrat dan PPI-- melihat masalah dari sisi jernih. Bila benar SMS itu dari SBY, maka patut diklarifikasi. Kemarahan SBY tidak beda dengan orangtua yang marah setelah pulang kerja dan mendengar ada laporan tidak menyenangkan terjadi di rumah.

"Ini saya kira sudah out of context. Sahabat saya yang di PPI dan di Demokrat tarik nafas dulu, minum air dulu, biar segar. Tinggal diklarifikasi kan kebenaran yang melapor," ujar Pasek.

Meski demikian Pasek menilai SMS itu telah memfitnah dirinya. Pasek akan mencari tahu siapa yang memberikan informasi. Pasek telah menyiapkan berbagai bukti kuat dan otentik sebagai penguat alibi dirinya tidak menyebarkan informasi 'penculikan' pendiri Partai Demokrat Subur Budhisantoso oleh BIN.

"Poin itu mengagetkan saya. Karena di situ ada kalimat yang mengatakan kalau yang menyebar informasi Profesor Budi diculik itu saya dan Anas. Saya jelas difitnah. Memang ada oknum pembisik yang sengaja memecah-belah saya dengan Pak SBY. Saya tidak terima. Saya akan lawan," ujar Pasek.

Dia pun datang dalam Temu Kader Akbar Demokrat yang dibuka SBY pada Sabtu 26 Oktober di Sentul, Bogor, Jawa Barat. "Kalau saya dipanggil Dewan Kehormatan, saya akan datang dengan senang hati. Yang penting waktunya tepat, penting tujuannya untuk memperkuat, memperteduh kohesi internal partai," kata Pasek.

Wakil Ketua Umum Partai Demokrat Agus Hermanto menjelaskan, SMS SBY tidak secara spesifik menyinggung PPI. Hanya mengarahkan kader inti Demokrat untuk persiapan pertemuan silaturahim tingkat nasional yang melibatkan Pengurus Anak Cabang (PAC) seluruh Indonesia di Bogor, Jawa Barat, pada Sabtu 26 Oktober 2013.

Diakui Agus ada pesan dari SBY yang meminta seluruh kader berhati-hati kepada salah satu atau beberapa lembaga atau komunitas atau LSM yang selalu mendiskreditkan Demokrat. Tapi pesan singkat itu tidak langsung menyudutkan PPI.

"Saya tidak mendapat SMS itu, sehingga SMS itu tidak ada. Apalagi isinya pengarahan masalah PPI. Tak tertuju pada (PPI), atau lebih tepat tidak ada kaitannya dengan sesuatu yang sedang beredar," kata Agus.

Warning Anas

Anas meminta SBY berhati-hati setiap menerima informasi. Terutama dari para pembisiknya. "Karena informasinya tidak valid dan salah. Jadi respons Pak SBY tidak pas. Yang penting adalah, Beliau perlu hati-hati dengan masukan-masukan informasi dari pembisiknya atau yang memberikan informasi yang tidak benar," kata Anas.

Pada Sabtu 26 Oktober 2013, SBY membuka Temu Kader Akbar Demokrat di Sentul, Bogor, Jawa Barat. Bahas SMS? Sekretaris Majelis Tinggi PD Jero Wacik mengatakan, "Hanya membicarakan tentang strategi menghadapi Pemilu 2014 serta untuk ajang konsolidasi, ini agenda rutin." Politisi Demokrat Didi Irawadi berujar, "Aduh, masak bahas PPI. Kita konsolidasi saja, bukan bahas PPI."

Juru Bicara Dewan Pembina PD Dede Yusuf meminta SMS tersebut tidak dipersoalkan. "Terkait SMS yang jadi polemik saat ini kita tidak perlu perdebatkan karena ini hanya konsumsi internal PD, Pak SBY sering berkirim SMS tentang berbagai hal, tidak spesifik."

Komisi Pengawas Demokrat menginvestigasi SMS tersebut. Demokrat berjanji akan menyampaikan hasilnya ke publik. "Karena sudah bocor, maka otentifikasinya juga tidak terjamin apakah benar isi SMS asli seperti itu atau sudah diedit oleh yang membocorkannya. Jadi mari kita tunggu hasil investigasi Komwas," ajak Dede.

'Curhat' SBY

SBY dalam pidatonya diawali dengan menyapa kader. SBY juga membakar semangat mereka dengan memberikan dan mengajari yel-yel baru. SBY bersedih hati dengan kadernya yang diduga terlibat korupsi. Kemudian meyakinkan kader tidaklah salah kalau bisa melanjutkan keberhasilan yang sudah dicapai.

SBY juga mengingatkan Demokrat tak punya dana untuk iklan. Sehingga calon anggota DPR harus menyumbang. "Kita telah memberi banyak bukti selama ini. Termasuk program-program prorakyat. Baca! Bukan janji setinggi langit yang ada dalam iklan politik," cetus SBY.

Lalu... SBY curhat selama 2,5 tahun Demokrat dihabisi lawan politik dan sejumlah media massa.

"Saya juga sering difitnah dan digebuki. Sayang sekali sebagian kecil yang menyerang dengan memfitnah dan menggebuki saya itu juga dulu pernah bersama-sama kita," ucap SBY.

Anas-kah yang dimaksud SBY? Namun SBY tidak secara spesifik menyinggung SMS maupun PPI. Apalagi menyebut nama Anas maupun Pasek. SMS 'tak bertuan' itu pun masih menjadi misteri... (Sss)

Misteri SMS Anas Jahat `Tak Bertuan`

Sumber :http://news.liputan6.com/read/730592/misteri-sms-anas-jahat-tak-bertuan?wp.trkn