Tampilkan postingan dengan label Dunia Antariksa. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Dunia Antariksa. Tampilkan semua postingan

Selasa, 27 Januari 2015

Inilah Penjelasan Fenomena Muncul 'Tiga' Matahari di Langit....yang Belum Tau Masuk...!!

Fenomena munculnya 'tiga matahari' atau biasa disebut Parhelion dalam dunia ilmu pengetahuan terlihat di langit Mongolia, baru-baru ini. (Sumber)



Parhelion terjadi saat matahari berada di titik cakrawala terendah dan sinarnya melewati kristal es di langit sehingga cahayanya dibiaskan oleh kristal tersebut.

Kombinasi tersebut akhirnya menciptakan efek Halo dengan dua bola cahaya mirip matahari di kedua sisinya. Ini mengakibatkan matahari yang asli seolah-olah diapit oleh 'dua' matahari lainnya.

Fenomena Parhelion juga bisa disebut Sun Dog karena 'dua matahari' selalu mengikuti induknya, seperti seekor anjing yang selalu mengikuti tuannya.

Parhelion butuh kondisi spesifik. Suhu udara harus lebih rendah dari -30 derajat Celcius dan udara harus terisi uap air dan kristal es.

(Sumber: Independent.co.uk)

Senin, 26 Januari 2015

Sosok Bayangan "Manusia" Tertangkap Kamera di Mars ini Bikin Heboh....Alien Kah...??

Di planet tetangga kita, Mars, ilmuwan NASA tengah melakukan penelitian dengan hanya menggunakan kendaraan yang disebut 'Curiosity Rover'. Hingga saat ini belum ada manusia yang bisa dikirim ke Mars akibat keterbatasan teknologi. (Sumber)



Namun, hal itu kini seakan terbantahkan setelah sebuah foto yang diunggah oleh NASA memperlihatkan sebuah bayangan manusia lengkap dengan baju astronot di dekat Curiosity Rover. Bagaimana mungkin?

Tak pelak, foto hasil jepretan Curiosity Rover yang memperlihatkan bayangan astronot di Mars itu memicu reaksi dari pakar antariksa UFO Sightings Daily. Mereka mengatakan ini adalah awal terungkapnya konspirasi yang menyatakan hanya manusia lah satu-satunya makhluk hidup di alam semesta.

Mengingat manusia belum bisa melakukan perjalanan sampai ke Mars, muncul teori yang menyatakan bila foto bayangan itu adalah bukti bila kehidupan asli di Mars benar-benar ada, Daily Mail (25/01).

Bayangan mirip astronot itu terlihat sangat jelas. Bahkan tabung oksigen di bagian baju belakangnya terlihat mirip dengan aslinya. Seakan-akan sosok bayangan itu sedang memperbaiki Curiosity Rover.

Di sisi lain, ada ilmuwan yang justru berpendapat jika selama ini Curiosity Rover ada di bumi dan tidak pernah mendarat di Mars. Lalu, ilmuwan NASA lah yang membuatnya seolah-olah sedang melakukan penelitian di daerah bumi yang mirip Mars.

Namun, Nigel Watson, penulis dari buku UFO Investigation mengatakan bila bayangan astronot itu hanyalah imajinasi otak manusia saja dan tidak ada manusia atau alien yang hidup di Mars.

"Foto tersebut hanya menggarisbawahi bila ada sosok yang bersembunyi dalam bayangan dan bermain dengan imajinasi kita," jelas Nigel.

Lalu, pendapat siapa yang benar? NASA sendiri belum mengonfirmasi terkait keberadaan bayangan astronot Mars tersebut.

Rabu, 25 Desember 2013

Mirip Bumi, Kutub Utara Planet Mars Dipenuhi Salju

Mirip Bumi, Kutub Utara Planet Mars Dipenuhi Salju

Direkam dari pesawat ruang angkasa yangmengorbit di Planet Mars.


Sebuah video animasi 3D yang direkam dari pesawat ruang angkasa saat mengorbit di Planet Mars menunjukkan, di belahan utara Mars dipenuhi salju. Sangat mirip dengan Bumi.

Melansir Space, Rabu 18 Desember 2013, video mengenai keadaan dari kutub utara Planet Merah mengacu dari data Mars Express Probe European Space Agnecy, yaitu sebuah pesawat ruang angkasa yang sudah mengorbit di Mars selama satu dekade.

"Sama seperti Bumi. Belahan utara Mars juga beku seperti di kutub. Tapi, kandungan es di sana terbuat dari air beku dan karbondioksida, atau dikenal sebagai 'es kering'," kata seorang pejabat Badan Antariksa Eropa (ESA).

Luas permukaan yang tertutup es di bagian utara planet Mars itu berdiameter sekitar 621 mil atau setara 1.000 Km. Kutub utara Mars terdiri dari lapisan es yang tipis dan bercampur dengan debu. Para peneliti yakin kedalaman endapan debu sekitar 2 Km.

Selain ditemukan lapisan es, pesawat ruang angkasa itu berhasil menemukan sebuah ngarai atau lembah curam yang diberi nama Chasma Boreale. Panjang lembah itu sekitar 318 Km. Kemungkinan terbentuknya lembah disebabkan terpaan angin yang sangat kuat.

Pesawat Mars Express diketahui sudah dilengkapi radar untuk melihat keadaan bawah tanah dengan menggunakan gelombang radio frekuensi rendah. Gelombang itu mampu menembus lapisan bawah planet Mars.

"Fungsi dari radar itu melihat keadaan permukaan Mars dan melihat apakah di dalamnya terdapat baru, air, atau es," kata pejabat ESA.

Pesawat Mars Express adalah pesawat ruang angkasa pertama ESA yang dibuat untuk mengeksplorasi planet lain. Selain melakukan pemetaan es di Mars, pesawat juga mampu mendeteksi kandungan atmosfer dan menentukan lokasi pendaraan kendaraan robotik Mars Curiosity milik NASA.

http://media.viva.co.id/thumbs2/2013/12/18/233620_cuplikan-video-animasi-3d-planet-mars_663_382.jpg
Cuplikan video animasi 3D planet Mars


Sumber :http://teknologi.news.viva.co.id/news/read/467194-video--mirip-bumi--kutub-utara-planet-mars-dipenuhi-salju

Senin, 16 Desember 2013

'Kelinci' China Berhasil Terbang Sampai ke Bulan

Beijing - China berhasil mendaratkan pesawat penjelajah luar angkasa mereka untuk pertama kalinya di Bulan. Mereka kini masuk dalam jajaran negara top di dunia dalam urusan astronomi. Sejumlah fakta menarik pun tercatat.

Sejumlah media di China mengabarkan, pesawat luar angkasa yang diberi nama Chang'e-3 mendarat dengan lancar sekitar pukul 21.15 malam waktu Beijing. Dari pesawat itu, dikeluarkan sebuah mesin penjelajah enam roda bernama 'Kelinci Giok' atau 'Yutu' dalam bahasa Mandarin.

Semua penduduk di negeri Tiongkok antusias dengan misi ini. Dari tayangan di televisi ditunjukkan betapa bahagianya kru dan peneliti di pusat kontrol luar angkasa China. Mereka saling berpelukan dan bertepuk tangan atas suksesnya misi ini.

Dengan demikian, China kini sejajar dengan Uni Soviet dan Amerika Serikat sebagai negara yang berhasil mengirim misi ke Bulan.

Berikut sejumlah fakta dan foto-foto menarik saat misi China itu mendarat ke Bulan:
Tentang Chang'e-3 dan YutuChang'e-3 diluncurkan 2 Desember dari markas militer kawasan barat China. Di dalamnya ada Yutu, sebuah mesin beroda enam yang akan menjelajahi Bulan dan mempelajari permukaan Bulan lewat foto-foto.

Sebelum menjalankan misi, Yutu yang berbobot 140 kilogram itu sudah diuji di Gurun Kumtag, sebuah lokasi yang tak pernah disinggahi hujan dan mirip dengan kondisi permukaan Bulan.

Selama di Bulan, Yutu akan mengirimkan foto-foto berwarna dan ditransmisikan secara langsung ke pusat kendali antariksa Beijing. Alat itu akan tinggal tiga bulan untuk mempelajari struktur geologi permukaan Bulan dan mencari sumber daya alam.

Yutu dikembangkan Institut Antariksa Shanghai. Pembuatannya dilakukan sejak tahun 2002 dan selesai sekitar Mei 201. Nama Yutu dipilih setelah digelar survei online. Yutu dikenal dalam mitos China sebagai kelinci peliharaan dewi Chang'e.

Catatan SejarahDengan adanya misi ini, China menjadi negara pertama yang berhasil mendaratkan pesawat ke Bulan dengan mulus selama 40 tahun terakhir. Sejumlah negara pernah mencoba hal ini beberapa tahun belakang, namun gagal.

Berdasarkan catatan Telegraph, India dan Amerika Serikat yang menjalankan misi serupa--mendaratkan pesawat yang dikendalikan jarak jauh-- gagal karena pesawat mereka hancur setelah mendarat dengan keras. Terakhir yang berhasil adalah Uni Soviet dengan pesawat Luna-24 pada tahun 1976.

Iran juga pernah mengklaim mengirimkan monyet ke luar angkasa dan berhasil kembali.

Misi Selanjutnya: Misi Wisata ke Bulan?Setelah berhasil mendaratkan Chang'e-3 ke Bulan, China kini memiliki sejumlah misi lain yang tak kalah ambisius. Bahkan disebut-sebut, mereka akan memberangkatkan turis ke Bulan pada tahun 2043. Benarkah?

Diberitakan CNN, setelah mengirim pesawat dan robot, China akan membuka stasiun luar angkasa permanen di orbit bumi. Dengan adanya stasiun ini, maka bukan tidak mungkin, China akan rutin mengirim orang ke Bulan.

Ouyang Ziyuan, pemimpin proyek tersebut, mengatakan, misi China selanjutnya adalah meluncurkan sebuah misi yang bisa bolak balik dari Bumi ke Bulan.

"Saya yakin dalam dua atau tiga tahun ke depan, kami akan mampu membawa hasil riset yang sistematik dan akurat dari sampel ini," ujarnya.

Profesor Jiau Weixin dari Peking University’s School of Earth and Space Sciences mengatakan, pada tahun 2017 China akan kembali mengirim misi luar angkasa dan 2020 pembangunan stasiun luar angkasa dimulai.


Reaksi DuniaDunia pun bereaksi atas 'langkah cepat' China menembus dunia antariksa. Ada yang memberikan selamat, namun ada juga yang skeptis menanggapi hal tersebut.

Salah satu yang cukup kritis adalah Inggris. Meski tak mewakili keseluruhan warganya, media di Inggris Daily Mail menyoroti kebijakan PM David Cameron yang masih memberi bantuan ke China, padahal negeri tirai bambu itu sudah memiliki anggaran ke luar angkasa.

Dalam data yang diungkap media tersebut, total ada 27,4 juta poundsterling anggaran yang dialokasikan untuk China. Duit itu untuk membantu program perubahan iklim dan membantu perkembangan ekonomi.

"Publik akan khawatir kenapa masih membuang uang untuk membantu China. Sangat luar biasa kita masih memberikan bantuan itu, padahal mereka sudah punya misi ke Bulan," kata anggota parlemen Inggris dari partai konservatif Peter Bone.

Program antariksa China memang menghabiskan miliaran dolar atau sekitar Rp 2,7 triliun.

Dilansir CNN, para peneliti di pusat antariksa AS atau NASA juga khawatir dengan misi China. Mereka takut hasil riset NASA selama in akan terganggu.



Sumber :http://news.detik.com/read/2013/12/16/175548/2443613/1148/saat-kelinci-china-berhasil-terbang-sampai-ke-bulan?nd772204btr

Penjelajah Antariksa China Sudah Sampai Bulan

Penjelajah bulan China, Kelinci Giok atau Yutu dalam bahasa Mandarin, telah mengirim foto-foto pertama dari Bulan.

Pengawas program antariksa ini mengatakan bahwa wahana enam roda itu bergerak ke sebuah titik berjarak beberapa meter dari kendaraan pendaratan, sehingga kedua wahana dapat saling mengambil foto.

Foto-foto berwarna yang ditransmisikan secara langsung ke Pusat Kendali Antariksa Beijing dan disaksikan oleh Presiden China Xi Jinping dan Perdana Menteri Li Keqiang.

Penjelajah ini dijadwalkan tinggal selama tiga bulan untuk mempelajari struktur geologi permukaan Bulan dan mencari sumber daya alam.

Sedangkan kendaraan pendarat akan melakukan eksplorasi sains selama satu tahun.

China menjadi satu-satunya negara nomor tiga setelah Amerika Serikat dan bekas Uni Soviet yang dapat mengirim misi ke Bulan.

Program antariksa China, yang didukung oleh militer, telah membuat kemajuan metodis dalam waktu singkat meski negara itu jauh tertinggal secara teknologi dari AS atau Rusia.

Beijing berencana membangun stasiun antariksa permanen pada 2020 dan mengirim astronotnya ke Bulan.

http://image2.tempointeraktif.com/?id=242948

Sumber :http://news.detik.com/read/2013/12/16/103600/2442901/934/penjelajah-antariksa-china-kirim-foto-dari-bulan?991101mainnews

Senin, 02 Desember 2013

Ajib Gan....65 Penerjun Cewe Pecahkan Rekor Terjun Payung

Sekelompok penerjun perempuan melakukan aksi ekstrimnya dengan lompat dari pesawat pada ketinggian 5.486 meter (m). Aksi yang dilakukan oleh 65 orang penerjun ini memecahkan rekor terjun payung dengan formasi secara vertikal.

Seperti dilansir Daily Mail, Senin (2/12/2013), aksi menakjubkan ini dilakukan di Kota Phoenix, Amerika Serikat (AS), pada 30 November 2013. Para penerjun berasal dari berbagai negara di dunia seperti, AS, Inggris, Kanada, Australia, Meksiko, Prancis, Norwegia, Swedia, dan Jerman.

Aksi ini mengalahkan rekor sebelumnya yang dibuat pada 2010. Pada saat itu, terjun payung hanya diikuti 41 penerjun perempuan.

Terjun payung dengan melakukan formasi secara vertikal ini dianggap lebih sulit daripada terjun bebas dengan formasi biasa. Seperti diketahui, para penerjun payung ini meluncur dengan kecepatan 170 mil per jam dengan formasi yang menyerupai bintang. (why)
(ade)


It's official: The jump was certified a world record by the Federation of Aeronautics international

Competitive: Nearly 100 women turned out Thursday to compete for the chance to dive today

Around the world: The women who participated in the jump come from the United States, the UK, Canada, Australia, Mexico, France, Norway, Sweden and Germany

Team work: Part of what makes the record so challenging to beat is that the women have to perform in tandem

                     Speeding: Skydivers can reach speeds of 170 mph when jumping head first towards the ground

Participants: A delegation of four British women contributed to today's world record jump


Sabtu, 30 November 2013

Wauaw.....Sudah 44 Juta Bintang Terhitung Oleh Ilmuwan


 Para ilmuwan sudah menghitung ada sebanyak 44 juta bintang di langit. Benarkah?

Direktur di ARC Centre of Excellence for All-sky Astrophysics (CAASTRO), Sydney, Profesor Bryan Gaensler beserta para koleganya menghitung bintang di langit dan memetakannya berdasarkan koleksi foto lama dan foto digital.

Dalam mengerjakan penelitian ini, Profesor Gaensler dibantu oleh Dr Greg Madsen dari Universitas Cambridge, Inggris.

Hasil penelitian yang baru dipublikasikan oleh The Astrophysical Journal Supplement Series ini sudah meliputi 35% tampilan langit dari Bumi, dan menggunakan data sejak 1949.

Kerja dari Profesor Gaensler dan Dr Madsen ini akhirnya sudah mengkatalogkan total 44 juta bintang yang terlihat dari Bumi.

"Terima kasih berkat algoritma dari komputer, kami sudah bisa menghitung jumlah bintang yang ada di langit, meski baru sedikit," ungkap Profesor Gaensler seperti dilansir PhysOrg. [ikh]





Kamis, 28 November 2013

Jepang Akan Jadikan Bulan Sebagai Sumber Listrik

Perusahaan Jepang di bidang arsitektur dan teknik, Shimizu, berencana untuk menjadikan bulan sebagai pembangkit listrik tenaga surya raksasa, seperti yang dilaporkan oleh Inhabitat, yang dikutip dari businessinsider.

Mereka berencana membangun sebuah panel raksasa, dengan ukuran panjang 6.800 kilometer dan lebar 12 kilometer di permukaan bulan. Ini tentu bukan pekerjaan mudah bagi manusia, oleh sebab itu mereka akan melakukannya dengan robot.

Setelah selesai dibangun, panel ini akan mengirimkan energi di stasiun penerima di Bumi, dengan cara menggunakan laser seperti microwave. Perusahaan tersebut mengatakan, panel ini mampu mengirimkan listrik sekitar 13.000 terrawatts ke Bumi. Sebagai perbandingan, Amerika Serikat di tahun 2011, mampu menghasilkan listrik sekitar 4.100 terrawatts.

Pemikiran ini memang menimbulkan sikap skeptis, di mana akan sukit terwujud. Tapi dengan gigih, Shimizu akan mewujudkan mimpi tersebut menjadi kenyataan. Karena in merupakan sumber energi yang tidak menimbulkan polusi, dan membawa kesejahteraan bagi alam semesta, terutama Bumi itu sendiri. 



Selasa, 26 November 2013

Inilah Rute Pesawat Terpanjang di Dunia

Sebelumnya, rute pesawat langsung terpanjang di dunia adalah dari Singapura ke New York. Namun rute ini ditutup, sehingga kini ada rekor rute terpanjang yang baru. Berapa lama perjalanannya?

Penerbangan Singapore Airlines SQ 21 menjadi pesawat terakhir yang melayani penerbangan langsung terpanjang di dunia. Dari News.com, Selasa (26/11/2013), rute langsung dari Singapura ke New York, AS, ini telah aktif selama 9 tahun.

Namun karena kenaikan harga bahan bakar, beberapa rute langsung pun terpaksa ditutup, termasuk rute terpanjang di dunia. Rute lain yang ditutup oleh Singapore Airlines (SIA) adalah rute langsung dari Singapura ke Los Angeles.

Sebenarnya, penutupan layanan ini telah diumumkan sejak tahun lalu. 5 Airbus A340-500 yang digunakan SIA telah diganti dengan Airbus A380 superjumbo yang lebih besar namun hemat bahan bakar.

Sayangnya, pesawat jenis ini tidak didesain untuk rute yang sedemikian jauh. Alhasil, rute langsung pun ditutup, diganti dengan sekali berhenti. Rute Singapura-New York tetap aktif, namun dengan sekali pemberhentian di Frankfurt, Jerman.

Dengan ditutupnya rute langsung terpanjang di dunia, beberapa rute lainnya pun menjadi kandidat yang terpanjang. Rute Dubai-Houston, Dubai-Los Angeles dan Johannesburg-Atlanta menjadi beberapa pilihannya. Di mana penerbangan ini berlangsung selama 16 jam 20 menit.

Namun sementara itu, penerbangan Qantas dari Sydney ke Dallas akan menjadi rute langsung terpanjang. Penerbangan ini memiliki durasi 15 jam dan 20 menit.

                        


Minggu, 24 November 2013

Benarkah UFO Ini Penyebab Tornado di Chicago.....??

Penampakan UFO kembali terekam kamera dalam bencana alam. Ini semakin mengaitkan UFO ada kaitannya dengan berbagai bencana tersebut.

Sebuah UFO terekam di kamera muncul sewaktu terjadinya bencana tornado hebat di Chicago, AS pada 17 November 2013 lalu. Penampakan UFO ini terjadi di Noblesville, Indiana, Chicago bagian timur, seperti dilansir UFOSightingsDaily.

Sebelum Anda berpendapat ini hanyalah balon, burung atau pesawat biasa, perhatikan bahwa UFO tersebut bergerak dari kecepatan tinggi ke rendah, bahkan bergerak ke bawah dengan sangat cepat. UFO ini mengubah arah dengan cara di luar akal sehat atau teknologi normal.

Mungkin pertanyaan besarnya adalah apakah UFO ini terkait bencana Tornado tersebut?

Masih ingatkah Anda pada tornado serupa yang terjadi di Oklahoma, AS pada 20 Mei 2013 silam juga memperlihatkan sejumlah UFO yang muncul ketika badai tersebut berlangsung.

Para pengamat UFO terkemuka di dunia memang banyak mengaitkan UFO dan makhluk luar angkasa ada di belakang sejumlah bencana alam, karena pada sebelum atau sesudah terjadinya bencana banyak dilaporkan penampakan UFO.

Sejumlah saksi banyak melihat penampakan UFO sebelum bencana gempa dan tsunami dahsyat yang terjadi di Aceh pada 2004, Haiti pada 2010, dan Jepang pada 2011.

UFO dan makhluk angkasa luar juga banyak dikaitkan dengan sejumlah bencana alam besar yang terjadi di masa lampau seperti letusan gunung berapi, banjir besar, dan jatuhnya benda langit dari luar angkasa.

Para pengamat UFO menduga UFO dan makhluk luar angkasa mengendalikan bencana tersebut untuk secara perlahan membentuk peradaban baru dari manusia.



Jumat, 22 November 2013

Satelit Bikinan Siswa SMA ini Siap Diluncurkan

Lazimnya, satelit dikembangkan oleh para ahli pada badan ruang angkasa atau ahli antariksa. Tapi, bagaimana jika siswa sekolah yang mengembangkan satelit khusus di ruang angkasa. 
Siswa pun kini bisa mengirimkan satelit besutan mereka. Seperti yang dilakukan Siswa SMA Thomas Jefferson for Science and Technology, Alexandria, AS, boleh jadi jadi parameter.

Sebab siswa menengah itu telah menghasilkan sebuah satelit mini yang diluncurkan ke ruang angkasa. Hebatnya, lagi satelit itu bersanding dengan satelit mini lain besutan NASA. 

Dilansir Space.com, 21 November 2013, satelit besutan siswa itu, TJ3Sat diluncurkan oleh badan ruang angkasa militer AS, Operationally Responsive Space (ORS-3) dari Fasilitas Penerbangan Wallops NASA di Pulau Wallops, AS. 

Melalui roket peluncur, Orbital Sciences Minotaur 1, satelit TJ3Sat menumpang bersama dengan 27 satelit mini lain termasuk PhoneSat, satelit besutan NASA.

Sementara muatan utama roket itu yakni satelit STPSat-3 milik Angkatan Udara AS.

Satelit mini yang diluncurkan itu bekerja dengan sebuah ponsel pintar di dalamnya. Meski kecil, satelit mini tersebut tetap berdaya kuat, dilengkapi dengan kemampuan proses cepat, sensor, mampu menerima GPS dan kamera resolusi tinggi. 

Satelit dengan mesin ponsel pintar ini juga berbiaya rendah dan bisa memangkas ruang menjadi lebih simpel. 

Pejabat Orbital Science menyebutkan, ukuran satelit besutan SMA itu pun cukup kecil, hanya 10x10x12 cm dengan bobot 0,89 kilogram.

Mengingat satelit TJ3Sat mengorbiti Bumi, para siswa dan pengguna radio amatir di Bumi bisa bertukar data dengan satelit ini. Sebab, TJ3Sat dilengkapi phonetic vioce synthesizer, yang mampu mengubah teks ke suara dan mengirimkan kembali suara tersebut ke Bumi melalui frekuensi radio. Pejabat Orbital menambahkan, data tersedia untuk publik. 

"Satelit TJ3Sat dapat digunakan anak-anak untuk menumbuhkan keinginan menjadi astronot. Saya pikir, kami melihat apa yang diinginkan yaitu membangun pesawat ruang angkasa. Mereka bisa mewujudkan hal itu," kata Andrew Petro, eksekutif program teknologi pesawat ruang angkasa kecil NASA. (ren)





Kamis, 21 November 2013

Emas Batangan Senilai Rp 13 M Ditemukan di Toilet Pesawat

 Puluhan emas batangan ditemukan di dalam toilet sebuah pesawat di India. Emas batangan tersebut ditaksir bernilai lebih dari 70 juta rupee atau setara Rp 13 miliar. Wow!

Temuan ini terjadi di dalam pesawat milik maskapai Jet Airways yang baru mendarat di bandara Kalkuta, India pada Selasa (19/11). Saat itu, pesawat tersebut tengah dibersihkan oleh petugas kebersihan.

Pesawat tersebut diketahui baru terbang dari kota Patna, namun sebelumnya pernah digunakan dalam beberapa penerbangan internasional.

"Petugas bersih-bersih di bandara tengah melakukan tugas rutinnya dan menemukan ada dua tas di dalam toilet pesawat," terang Direktur Bandara Kalkuta, BP Mishra seperti dilansir AFP, Rabu (20/11/2013).

Saat diperiksa lebih lanjut, ternyata tas tersebut berisi emas batangan. Total ada 24 buah emas batangan yang diduga sengaja diselundupkan ke India.

"Belum diklaim oleh siapapun. Belum ada penangkapan yang dilakukan," tutur petugas bea cukai bandara, RS Meena.

Meena memperkirakan emas batangan tersebut bernilai 70 juta rupee atau sekitar Rp 13 miliar.

Sepanjang tahun ini, aksi penyelundupan memang semakin marak di India. Terutama setelah bea masuk untuk barang impor ke negara tersebut naik hingga tiga kali lipat. Kebijakan tersebut sengaja diterapkan pemerintah India demi menekan masuknya logam mulia dari luar negeri.




Rabu, 20 November 2013

Inilah Alasan Penumpang Gugat Lion Air Rp 2,5 Miliar gara-gara Tertinggal Pesawat

Maulite Sitompul tertinggal pesawat Lion Air rute Denpasar-Lombok. Adapun Maulite menilai pihak Lion Air lah yang membatalkan penerbangan secara sepihak. Mengapa Maulite menggugat Lion Air hingga Rp 2,5 miliar?

Dalam berkas gugatan yang didapat detikcom, Rabu (20/11/2013), Maulite merasa telah dirugikan secara materiil oleh Lion Air sebesar Rp 500 juta lebih dengan rincian:

1. Tiket pesawat Lion Air Jakarta-Bali Rp 1.650.000
2. Tiket pesawat Lion Air Bali-Lombok 1.254.000
3. Tiket Pesawat Lion Air Lombok-Bali Rp 1.254.000
4. Sewa Bukit Senggigi Hotel Rp 460.000
5. Sewa mobil selama 2 hari di Lombok Rp 1.000.000
6. Kehilangan pendapatan sebesar Rp 500.000.000

Total kerugian materiil sebesar Rp 505.618.000

Selain kerugian materiil, Maulite merasa telah dirugilan secara imateriil. Hal tersebut karena persoalan hukum ini telah menyita pemikiran dan perhatiannya. Kerugian imateriil kemudian dihitungkan dengan uang senilai Rp 2 miliar.

Sehingga total kerugian yang diderita oleh Mauliate sebesar Rp 2.505.618.000.

Sementara itu pihak Lion Air membantah adanya pembatalan penerbangan tertanggal 2 Agustus 2013 secara sepihak. Corporate Lawyer Lion Air Group, Harris Arthur Hedar menyatakan justru Maulite yang tertinggal pesawat. Sebab penerbangan Lion Air tetap ada dan seluruh penumpang lainnya tetap terbang dan sampai di Lombok.

"Seluruh penumpang sudah naik, tinggal dia saja," kata Harris.


Penumpang ini Gugat Lion Air Rp 2,5 Miliar gara-gara Tertinggal Pesawat

Maulite Sitompul, penumpang Lion Air rute Denpasar-Lombok tertinggal penerbangan. Atas hal itu, Maulite memilih menggugat Lion Air Rp 2,5 miliar karena merasa dirugikan.

Kasus bermula saat Maulite memesan tiket Lion Air nomor penerbangan JT 1852 rute Bali-Lombok untuk jadwal 3 Agustus 2013 pukul 08.40 WITA. Pada hari yang ditentukan, Maulite check in di Bandara I Gusti Ngurah Rai dan menaruh bagasi kode Lion Air. Saat penerbangan sudah siap, petugas lalu memanggil seluruh penumpang lewat pengeras suara. Setelah dipanggil tiga kali, Maulite tidak kunjung naik pesawat.

"Seluruh penumpang sudah naik, tinggal dia saja," kata Corporate Lawyer Lion Air Group, Harris Arthur Hedar, saat berbincang dengan detikcom, Selasa (21/11/2013). 

Akhirnya Lion Air pun terbang ke Lombok dan Maulite tertinggal di Denpasar. Adapun koper Maulite ikut terbawa Lion Air.

Menurut Mualite, pihak Lion Air lah yang tiba-tiba membatalkan penerbangan secara sepihak sehingga dia tidak mendapatkan pesawat. Dia mengaku sudah menunggu cukup lama pesawat Lion Air tetapi tidak kunjung tiba.

Saat dicek ke petugas, pihak Lion Air mengatakan ada penerbangan ke Lombok, tetapi dengan Wings Air pada pukul 12.00 WITA di hari yang sama. Namun Maulier harus membeli tiket baru lagi. Tiketnya tak dapat dialihkan meskipun petugas bandara mengatakan pesawat Lion Air dengan Wings Air satu grup usaha.

Akibat kejadian ini, Maulite memilih menggugat ke Pengadilan Negeri Jakarta Pusat (Jakpus). Maulite mengaku atas kasus itu jadi terlambat untuk bertemu dengan kliennya di Lombok dan merasa dirugikan Rp 2,5 miliar. Menurut Maulite, apa yang dilakukan oleh Lion Air bertentangan dengan pasal 7, 12, dan 18 UU Perlindungan Konsumen.

Sidang akan digelar kembali dengan agenda jawaban pada Kamis (28/11). Duduk sebagai majelis hakim yaitu Arief Waluyo, Susetyo, dan Yan Manopo.



Senin, 18 November 2013

Hari ini hujan Meteor sirami bumi

Siklus tahunan hujan meteor Leonid berlanjut nanti malam. Diperkirakan, hujan meteor paling terang di akhir tahun ini akan bisa dilihat langsung dari bumi mulai petang nanti.

Seperti yang dilansir LA Times (17/11), hujan meteor ini terjadi mulai minggu malam kemarin di Amerika Serikat atau saat ini di Indonesia. Hal ini sendiri bisa dilihat secara langsung lewat Slooh.com.

Hujan meteor Leonid terjadi tiap November ketika bumi melewati sekumpulan debu angkasa yang tersisa dari komet Tempel-Tuttle. Serpihan ekor komet yang membeku tersebut terpapar sinar matahari tiap 33 tahun sekali dan menyebabkan debunya tersebar di angkasa.

Tahun lalu, seperti yang dilansir Huffinton Post (12/11), setiap jamnya, Leonid menembakkan 10 sampai 15 meteor yang terlihat dari bumi. Seperti halnya Perseids, Leonids juga nampak seperti hujan meteor yang deras atau disebut juga Shooting Star.

Meteor-meteor yang radiant-nya berasal dari konstalasi Leo ini adalah pecahan dari komet Temple-Turtle. Setiap tahunnya, Leonids akan melakukan perjalanan sejauh 45 mil untuk menghibur jutaan pasang mata di bumi. Para astronom mengatakan bahwa kekuatan meteor-meteor Leonids tidak terlalu kuat untuk dapat menembus lapisan atmosfer bumi. Di tahun 2013 mendatang, kemungkinan Leonids akan kembali muncul pada tanggal 17 November



Penyebab Pesawat Rusia Meledak Saat Mendarat

Sebuah pesawat Boeing jenis 737-500 meledak saat mendarat keras di Bandara Internasional Kazan di kota Kazan, Rusia, pada Sabtu, 16 November 2013. Akibat kecelakaan itu, sebanyak 44 penumpang dan enam kru di pesawat tewas. 

Ada beberapa faktor yang diduga menjadi penyebab kecelakaan tragis itu. Juru Bicara Kementerian Darurat Irina Rossius menyatakan pesawat mencoba mendarat beberapa kali, sebelum akhirnya mengalami kecelakaan.
"Namun, salah satu tanki bahan bakarnya meledak ketika pesawat mendarat," ungkap Rossius, seperti dikutip dari laman Russian Today (RT), Minggu 17 November 2013. 

Sementara itu, Komite Investigasi juga meyakini, salah satu faktor terjadinya kecelakaan itu adalah bahan bakar pesawat berkualitas rendah. "Oleh sebab itu, kami akan meminta contoh bahan bakar yang digunakan untuk pesawat itu ketika berada di Moskow," ujar seorang pejabat senior Komite Investigasi kepada kantor berita ITAR-TASS. 

Seorang sumber layanan medis mengatakan kepada kantor berita Interfax, pilot nampaknya membuat beberapa kesalahan ketika mencoba mendarat untuk kali kedua. Sementara Kepala Komite Investigasi Vladimir Markin menduga ada kesalahan teknis dan kondisi cuaca yang jadi penyebab kecelakaan. Berdasarkan laporan cuaca, saat itu angin bertiup kencang dan langit mendung, sedangkan suhu di bandara berada di bawah nol derajat. 

Tetapi dugaan cuaca dibantah oleh Badan Layanan Federal untuk Hidrometeorologi dan Pemantauan Lingkungan Rusia. Menurut salah satu pegawainya, kondisi cuaca pada Sabtu kemarin sangat mendukung untuk pendaratan pesawat. 

"Jarak pandang mencapai lima ribu meter, sementara landasan bandara kering. Anda tidak akan menemukan kondisi pendaratan yang lebih baik dari ini," ujar seorang pegawai dari institusi tersebut. 

Sumber lainnya yang berasal dari kru melaporkan, 500 meter sebelum pesawat menyentuh landasan bandara, mesin tidak siap untuk aksi pendaratan.
Seluruh dugaan itu akan dibuktikan dengan adanya pemeriksaan resmi yang dimulai hari Senin ini. 

Tanggapan maskapai
Juru bicara maskapai Tatarstan, Gulnaz Minnikhanova mengatakan, pesawat mengalami kecelakaan ketika berusaha melakukan pendaratan kali kedua. "Namun penyebab kecelakaan hingga kini masih terus diselidiki," ujar Minnikhanova.  

Dia menambahkan pesawat Boeing 737-500 dengan nomor ekor VQ-BBN dibuat tahun 1990. Maskapai Tatarstan membeli burung besi itu pada Desember 2008 lalu. Minnikhanova memastikan pesawat selalu melalui pengecekan rutin. Bahkan, baru-baru ini telah melalui proses pemeriksaan. 

Perusahaan Maskapai Tatarstan menjanjikan memberikan santunan kepada seluruh korban tewas, masing-masing senilai US$93.700 atau setara Rp1 miliar.

Pesawat dengan nomor penerbangan U363 itu diketahui berangkat dari Bandara Domodedovo, Moskow. Menurut Pusat Medis dan Bencanan Tatarstan, tim penyelamat telah berhasil menemukan ke-50 jenazah korban tewas dari lokasi kecelakaan. Kini, mereka tengah mencari kotak hitam pesawat yang menyimpan data penerbangan pesawat. 

Sementara di lokasi kecelakaan, seorang dokter dari tim penyelamat, menggambarkan pesawat tersebut sudah tak lagi berbentuk. "Yang tersisa hanyalah abu dan puing-puing dari pesawat setelah meledak," kata dokter itu. 

Jenis pesawat itu sangat populer untuk penerbangan menengah dengan menggunakan mesin jet ganda. Untuk jenis 737-500 memiliki kapasitas mulai dari 108 hingga 132 penumpang dan dua kokpit bagi anggota kru kabin. 

Namun, ini bukan kali pertama Maskapai Tatarstan mengalami permasalahan. Tahun 2012 lalu, pesawat melakukan pendaratan darurat di bandara yang sama. 

Saat itu pesawat hendak menuju ke Ibu Kota Moskow, namun tiba-tiba mendarat darurat. Hal itu lantaran 20 menit setelah mengudara, sensor alarmnya berbunyi akibat tekanan udara di dalam ruang kabin tiba-tiba menurun. Beruntung, ke-78 penumpangnya tidak terluka sama sekali. (eh)




Kamis, 14 November 2013

NASA Kuak `Zona Merah` Paling Parah Amukan Topan Haiyan di Filipina

Tujuh hari bencana Topan Haiyan di Filipina: lebih dari 2.000 nyawa melayang, lubang besar digali untuk kuburan massal, para korban yang putus asa dan lapar menjarah. Sementara, itu meski bantuan terus berdatangan dari penjuru dunia, belum jua menjangkau kawasan terparah.

Untuk membantu upaya penanggulangan bencana, Badan Antariksa Amerika Serikat (NASA) menggunakan gambar-gambar satelit untuk membuat peta detil kerusakan akibat badai super yang juga dikenal dengan nama Yolanda.

Haiyan yang menerjang dan mengamuk 8 November 2013, adalah salah satu topan terkuat yang pernah tercatat dalam sejarah.

Tim ARIA (Advanced Rapid Imaging and Analysis) dari Laboratorium Jet Propulsion NASA di Pasadena, California membuat peta bentangan wilayah 40 sampai 50 kilometer menggunakan data dari satelit COSMO-SkyMed milik Badan Antariksa Italia.

Salah satu yang terekam dalam peta adalah area dekat Tacloban City, di mana badai memicu tanah longsor.

"Ilmuwan NASA menciptakan peta dampak kerusakan menggunakan prototipe algoritma untuk cepat mendeteksi perubahan permukaan yang disebabkan oleh kerusakan alam atau manusia," demikian pernyataan pejabat NASA seperti dimuat situs sains LiveScience, 14 November 2013.

Warna merah merefleksikan kerusan terparah di jalur topan. Para ilmuwan menggunakan data yang dikumpulkan dari 19 Agustus - 11 November untuk membandingkan kerusakan yang terjadi.

Sebelum mencapai permukaan, Haiyan melaju dengan kecepatan 305 km/jam. Kekuatannya setara dengan badai berkategori 5. Yang jadi kejutan tak menyenangkan adalah, topan memicu dinding air setinggi 6 meter bak tsunami. [Lihat: Perbandingan Topan `Monster` Haiyan dan Tsunami Aceh 2004]

Ini bukan pertamanya NASA mengeluarkan peta serupa. Sebelumnya, juga dilakukan pasca-tsunami Jepang 2011.

Satelit COSMO-SkyMed milik Italia juga memetakan dampak siklon Myanmar dan gempa bumi di China pada 2008. Membantu dalam upaya penyaluranbantuan di dua negara.

Terekam dari Luar Angkasa

Dahsyatnya Topan Haiyan tertangkap kamera astronot NASA, Karen Nyberg yang berada di Stasiun Luar Angkasa Internasional (ISS) pada 9 November 2013 -- sehari setelah ia menghantam Filipina.

"Topan Haiyan, 9 November," tulis Karen dalam Twitternya, @Astro_KarenN, seperti Liputan6.com kutip dari SPACE.com.

Haiyan juga terekam satelit milik Badan Meteorologi Jepang dan EUMETSAT -- lembaga Eropa yang memonitor cuaca dan iklim.




Sumber :http://news.liputan6.com/read/746730/nasa-kuak-zona-merah-terparah-amukan-topan-haiyan?wp.hdln

Selasa, 12 November 2013

Anggur Ini Terbuat dari Meteorit Berusia 4,5 Miliar Tahun


Saat meminum anggur ini, nampaknya Anda akan tercengang. Pasalnya, minuman ini dibuat dari anggur Caberner Sauvignon dan meteorit berusia 4,5 miliar tahun. Seperti apa?

Anggur bernama Meteorito ini dibuat Ian Hutcheon yang merupakan pemilik kebun anggur dan pusat astronomi di Chile bernama Centro Astronomica Tagua Tagua.

Batu luar angkasa sepanjang tiga inci yang digunakan membuat anggur ini ditemukan di Atacama Desert di Chile tempat yang diyakini menjadi lokasi meteorit ini jatuh enam ribu tahun silam.

Seorang kolektor asal Amerika Serikat (AS) menyumbangkan batu ini pada Hutcheon yang kemudian ia masukkan ke dalam barel kayu dengan anggur selama 25 hari.

“Idenya adalah memadukan minat saya pada astronomi dengan enology untuk memberi sentuhan rasa luar angkasa pada anggur ini,” katanya seperti dikutip DM.

Menurutnya, halangan terbesar adalah membuat anggur ini agar tak memiliki rasa besi mengingat meteor terdiri dari besi dan nikel.Anggur ini dijual seharga GBP7 (Rp99,4 ribu) per botol.

Tertarik?



Sumber :http://top-news-unik.blogspot.com/2012/02/wah-anggur-ini-terbuat-dari-meteorit_5845.html

Minggu, 10 November 2013

Satelit Eropa Jatuh dari Luar Angkasa

Sudah menonton film 'Gravity'? Jika sudah, mungkin Anda masih ingat adegan di mana satelit milik Rusia hancur dan serpihannya melayang-layang di orbit Bumi. Adegan itu kurang lebih mirip dengan apa yang terjadi sekarang ini.

Sebuah satelit pemetaan gravitasi milik Eropa dilaporkan akan jatuh dari luar angkasa dalam beberapa hari. Namun, yang jadi masalah, tidak ada satupun yang tahu persis di mana serpihan satelit itu akan mendarat.

Nasib jatuhnya satelit GOCE milik Badan Antariksa Eropa (European Space Agency/ESA) diketahui sejak Oktober, ketika pesawat ruang angkasa yang membawanya kehabisan bahan bakar.

Sekarang, misi satelit itu harus usai. Sementara itu, ESA terus melacak orbit satelit yang sedikit demi sedikit semakin mendekat ke Bumi. Tak ada yang tahu di mana satelit itu akan mendarat, dilansir Space, 9 November 2013.

"Menurut perkiraan terbaik tim satelit GOCE sejauh ini, badan satelit akan masuk ke atmosfer Bumi pada hari Minggu, yang kemungkinan akan benar-benar sampai ke permukaan Bumi pada Senin dini hari," kata Rune Floberghagen, pemimpin misi GOCE ESA, pada New York Times.

Dia mengatakan, hampir sebagian besar dari badan pesawat seberat satu ton itu akan hancur terbakar saat menembus atmosfer. Tapi, fragmen kecil dari GOCE tetap akan berbahaya jika sampai ke permukaan planet. The Times melaporkan, 25-45 serpihan satelit masing-masing seberat 90 kilogram diperkirakan tetap akan "mendarat."

Untuk diketahui, misi GOCE (Gravity Field and Steady-State Ocean Circulation Explorer) diluncurkan pada Maret 2009 dengan ketinggian rendah, yakni 159 mil (setara 255 kilometer). Sebagai perbandingan, Stasiun Ruang Angkasa Internasional mengorbiti Bumi pada ketinggian 400 kilometer.

Kini, setelah lebih dari dua minggu tanpa bahan bakar, ketinggian satelit ini akan turun menjadi 170 kilometer dari permukaan laut, dan terus melesat cepat ke Bumi.

"GOCE akan turun lebih dari 8 kilometer hari ini, melesat semakin cepat ke arah Bumi, kembali ke atmosfer dan semakin dekat, dan dekat," tulis Christoph Steiger, manajer operasional GOCE, dalam keterangan resmi ESA. (one)




Sumber :http://teknologi.news.viva.co.id/news/read/457287-awas--satelit-eropa-jatuh-dari-luar-angkasa